Bintang muda Chelsea Mason Mount menyatakan, bukan timnya yang lemah, tetapi Leicester City adalah tim yang memang lebih superior dari mereka sehingga kekalahan 2-0 dirasa wajar.
Kekalahan dari The Foxes di laga lanjutan Liga Primer Inggris menandai musim angin-anginan yang dijalani pasukan Frank Lampard sepanjang musim 2020/21.
Sang manajer kini berada di ujung tanduk kariernya di Stamford Bridge.
"Kami dikalahkan oleh tim yang lebih baik," tutur Mount di laman resmi Chelsea.
"Kami tahu, mereka adalah tim yang sangat bagus dan menghadapi laga ini tentu kami tahu akan berjalan sangat sulit. Mereka mengatur dengan sangat baik dan terkadang Anda harus mengangkat tangan Anda dan mengatakan bahwa mereka tim yang lebih baik malam ini," ulas Mount.
Mount berdalih, faktor lain yang menyebabkan Chelsea tumbang lantaran mereka kehilangan kepercayaan diri ketika memasuki paruh kedua lantaran harus tertinggal dua bola sejak babak pertama.
"Mereka memaksimalkan setiap kesempatan. Dua gol sebelum jeda mempengaruhi kami dan menghadirkan kesulitan ketika Anda memasuki babak kedua," lanjut Mount.
"Ketika Anda bermain di depan gawang, Anda akan berusaha memenangkan pertandingan. Kami memiliki beberapa [peluang], tetapi kami tidak berhasil mencetak gol," keluh sang bintang muda.
Mount berharap, Chelsea terus belajar dari setiap kesalahan yang mereka buat dan membayarnya di pertandingan berikutnya.
"Kami kecewa tidak berhasil memenangkan pertandingan ini. Kami tahu kami bisa lebih baik dari itu. Kami harus melihat pada diri kami sendiri, melihat bagaimana kami bermain, melihat di mana kami bisa meningkat dan kembali menjadi lebih kuat untuk laga berikutnya," tandas Mount.




