Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
1f649c8835f5816ddbfbeec4bfb13b1647e005e4

Cristiano Ronaldo, Momok Baru Gianluigi Buffon


OLEH    AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter

Duel akbar segera tersaji di Cardiff Stadium, Wales, taktala Juventus bertemu Real Madrid dalam tajuk final Liga Champions musim 2016/17, Minggu (4/6) dini hari WIB.

Berbicara Juve dan Madrid, tentu wajib menyinggung ikon masing-masing klub. Ya, siapa lagi jika bukan Gianluigi Buffon untuk I Bianconeri dan Cristiano Ronaldo bagi Los Blancos.

Buffon tak bisa dibantah merupakan salah satu kiper terbaik sepanjang sejarah sepakbola. Perjalanan karier fantastisnya yang kini sudah menginjak angka 21 tahun, membuktikan segala kebesarannya.

Ronaldo, bersama rival abadinya, Lionel Messi, selalu diagungkan sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah sepakbola. Empat penghargaan Ballon d'Or menyimpulkan kontribusi macam apa yang telah diberikannya untuk sepakbola.

SIMAK JUGA: Membedah Kelemahan Juve & Madrid

8932fd8fe5ac5bd199b4a1e7920a45d6682bc49d

Final nanti bukan kali pertama Buffon dan Ronaldo bertemu. Awet mentas di level tertinggi sepakbola, mereka sudah saling bentrok sebanyak enam kali. Empat di pentas kompetitif, sementara dua sisanya di partai uji coba.

Buffon boleh tersenyum, karena berhasil mengoleksi tiga kemenangan berbanding satu. Namun belakangan, Ronaldo justru jadi momok terbaru karena sanggup menjebol gawangnya sampai enam kali di lima pertemuan terakhir.

Pertemuan pertama Buffon dan Ronaldo terjadi pada 31 Maret 2004, dalam partai uji coba internasional antara Portugal dan Italia. Laga itu dimenangkan oleh Gli Azzurri lewat skor ketat 2-1. Tak ada insiden berarti di antara keduanya, karena  CR7  juga baru dimainkan pada paruh kedua.

Setelah pertemuan di Estadio Municipal de Braga tersebut, Buffon dan Ronaldo baru bersua lagi pada musim panas 2009. Kala itu Madrid berduel dengan Juve dalam turnamen pramusim bertajuk Peace Cup. 

Lagi-lagi Buffon keluar sebagai pemenang, karena Juve unggul 2-1. Namun itulah momen di mana Ronaldo mulai jadi momok Buffon. CR7 mencetak gol pertamanya ke jala Superman di pertandingan tersebut melalui titik putih.

SIMAK JUGA: Enam Takhayul Yang Hantui Madrid Di Final UCL

1f649c8835f5816ddbfbeec4bfb13b1647e005e4

Empat pertemuan selanjutnya akhirnya hadir di level kompetitif. Itu terjadi pada di babak fase grup Liga Champions 2013/14 dan semi-final semusim berselang. Hasilnya seri karena Juve dan Madrid sama-sama koleksi satu kemenangan dan dua hasil imbang.

Tapi Ronaldo sukses menegaskan bahwa dirinya adalah momok baru untuk Buffon. Legenda terbesar Portugal itu mencetak gol di semua partai tersebut, lewat jumlah lima gol! Rerata gol-nya setiap kali bertemu Buffon jadi satu di setiap partainya.

Francesco Totti memang masih jadi top skor di gawang Buffon, melalui koleksi 12 gol. Namun eks kapten Roma itu melakukannya dalam 27 pertemuan. Sementara Ronaldo resmi jadi pemilik rasio gol tertinggi di antara pemain lain yang berhadapan dengan Buffon setidaknya tiga kali.

Akankah Ronaldo masih jadi momok Buffon di final Liga Champions esok? Bakal jadi musibah untuk Juve, karena Eks Manchester United itu selalu membawa timnya memenangi final jika berhasil mencetak gol.

Artinya mau tak mau Buffon wajib menghentikan kesuburan Ronaldo di gawangnya dalam pertemuan ketujuhnya nanti.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google