Cristiano Ronaldo Juventus 2019-20Getty Images

Cristiano Ronaldo Isyaratkan Bertahan Di Juventus, Bidik Scudetto Ketiganya Musim Depan

Cristiano Ronaldo tampak mengisyaratkan bertahan di Juventus setidaknya untuk semusim lagi sebagaimana ia membidik Scudetto ketiganya bersama klub.

Ronaldo merapat ke Juve dari Real Madrid di angka 100 juta euro dua tahun lalu dan masih tampil mengesankan meski ia memasuki pengujung karier.

Sosok yang kini berusia 35 tahun itu mengemas 21 gol di Serie A pada 2018/19 lalu, sebelum menggenapi lesakannya jadi 31 gol pada musim 2019/20 guna membawa Juve mengklaim gelar kesembilannya secara beruntun.

Saat mewujudkan gelar itu, Ronaldo mengukir sejarah dengan menjadi pemain ketiga Juve yang mengemas lebih dari 30 gol di satu musim, mengikuti jejak Felice Borel (31 gol pada 1933/34) dan John Hansen (30 gol pada 1951/52).

Akan tetapi, ketajamannya di Eropa musim ini hanya kalah oleh bintang Lazio Ciro Immobile dan andalan Bayern Munich Robert Lewandowski, dengan nama pertama keluar sebagai peraih Sepatu Emas lewat lesakan 36 gol.

Banyak spekulasi kini bergulir mengenai masa depan Ronaldo, yang tidak dimainkan dalam kekalahan 3-1 dari AS Roma di partai terakhir Serie A, dengan ia disebut-sebut mempertimbangkan pindah ke tim lain terutama setelah muncul laporan yang mengklaim ia tidak harmonis dengan pelatih Maurizio Sarri.

Namun Ronaldo telah memberi indikasi soal rencanaya bertahan di Turin untuk musim 2020/21 mendatang.

Lewat unggahan fotonya setelah Juve mengangkat trofi Serie A pada akhir pekan kemarin, Ronaldo mengatakan: “Senang rasanya untuk memenangkan dua dari sembilan trofi Serie A beruntun bersama Juventus!

“Ini terlihat mudah namun sebenarnya tidak! Tahun demi tahun dengan talenta, dedikasi dan kerja keras, Anda bisa meraih banyak tujuan dan menjadi lebih baik dari sebelumnya! Ayo buru gelar ketiga saya!”

Juve sendiri berpotensi mengakhiri penantian 24 tahun untuk memenangkan Liga Champions musim ini. Juara Eropa dua kali itu terakhir kali memenangkan kompetisi itu pada 1995/96 silam.

Si Nyonya Tua menjelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions dengan tertinggal 1-0 dari Olympique Lyon, namun bertekad untuk membalikkan keadaan di Allianz Stadium dan mereka berada di atas angin menimbang lawannya itu baru memainkan satu pertandingan kompetitif - kekalahan dari PSG di final Coupe de la Ligue - sejak Maret silam.

Iklan
0