Pada 31 Mei lalu menjadi batas pengiriman skuat final tim peserta Euro 2016 yang berjumlah 23 pemain. Semua tim telah memenuhi kewajibannya, termasuk Italia.
Pada akhirnya Gli Azzurri tegas tak memanggil gelandang legendarisnya, Andrea Pirlo. Keputusan itu merupakan tanggung jawab sang pelatih, Antonio Conte.
Meski begitu, sang juru taktik mengaku bila hatinya terasa pedih lantaran terpaksa mencoret sang Fantasista.
"Tak diragukan bahwa Pirlo adalah pemain yang hebat. Saya bersamanya selama tiga tahun di Juventus dan kami memenangkan banyak trofi bersamanya. Saya sangat menyukainya," ungkap Conte, seperti dikutip BBC.
"Namun saya tahu bahwa pada momen krusial seperti ini, saya harus menemukan pilihan yang tepat bagi Italia dan bukan pilihan yang tepat bagi hati saya.
"Saya tak bahagia Andrea tak berada di tim ini dan itu membuat hati saya pedih. Namun inilah hidup dan kita harus terus melangkah maju," pungkasnya.


