Copa America 2019: Philippe Coutinho Bantu Brasil Lupakan Neymar

Komentar()
Alexandre Schneider
Philippe Coutinho memainkan peran vital dalam membantu Brasil mengawali turnamen Copa America dengan kemenangan.

OLEH   DENNIS MELZER   PENYUSUN  M. RHEZA PRADITA

Kemenangan melawan Bolivia tidak didapatkan dengan cantik, tidak pula meyakinkan, tetapi Brasil akan menerimanya. Dengan sedikit bantuan dari Philippe Coutinho dan sebuah keputusan handball dari VAR, tuan rumah Copa America 2019 itu berhasil mengatasi kehilangan Neymar, dan memastikan kemenangan 3-0 atas Bolivia, Sabtu (15/6) pagi WIB.

Sebelum laga berjalan Selecao bahkan sudah membuat kehebohan pertama di Copa America kali ini. Mereka untuk pertama kalinya mengenakan jersey putih, yang merupakan warna asli mereka, sejak tragedi Maracanazo pada Piala Dunia 1950, di mana mereka kalah memalukan dari Uruguay.

Hingga babak pertama berakhir suasana hati para penggemar Brasil masih kelabu. Pertahanan Bolivia telah terbukti sulit untuk dibongkar, dan sekali lagi mereka membuktikannya. Mereka membiarkan Brasil menguasai bola untuk mencoba membongkar pertahanan mereka dengan para pemain terbaik di dunia.

Taktik tersebut terbukti ampuh. Skuad asuhan Tite hanya mampu menciptakan sedikit peluang di wilayah pertahanan La Verde sepanjang babak pertama, yang kebanyakan datang dari penyerang Everton Richarlison. Secara keseluruhan serangan mereka lambat dan mudah diprediksi, memberi para pemain Bolivia banyak waktu untuk melakukan organisasi pertahanan.

Kiper Bolivia Carlos Lampe hanya memiliki sedikit momen untuk merasa terancam selama 45 menit pertama, dan nyaris tidak melakukan penyelamatan meski Brasil terus menekan. Para pemain Selecao lebih banyak melakukan tendangan spekulasi, yang menjadi bukti mereka kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan.

Pada akhir babak pertama para pemain Brasil disambut dengan ejekan dari tribun penonton yang frustasi dengan jalannya pertandingan. Mereka marah dengan kurangnya kreativitas dan kemauan mencetak gol dari para pemain.

Meski begitu, tidak butuh waktu lama bagi mereka di Sao Paulo untuk mendapatkan momentum pada babak kedua. Beberapa menit memasuki babak kedua, Bolivia mendapat hukuman dari VAR. Wasit Nestor Pitana menunjuk titik putih setelah melihat bola mengenai tangan Adrian Jusino lewat tayangan ulang. Philippe Coutinho yang menjadi eksekutor tidak memberi harapan kepada Lampe, dan berhasil membawa Selecao unggul.

Philippe Coutinho Brazil Bolivia Copa America 2019

Brasil sukses memanfaatkan momentum, sekitar 120 detik dari gol pertama Coutinho berhasil melesakkan gol kedua. Pemain Barcelona itu menanduk bola secara bebas ke gawang Bolivia usai memanfaatkan umpan silang dari mantan rekannya di Liverpool Roberto Firmino. Pertama kalinya dalam laga ini, pertahanan Bolivia benar-benar terekspos.

Ini merupakan respon sempurna dari Coutinho, yang mengalami musim mengecewakan bersama Barca. Dia bahkan belum tentu menjadi pemain inti di Copa sebelum Neymar menderita cedera pergelangan kaki. Dengan cedera yang dialami penyerang Paris Sanit-Germain itu, Tite terpaksa melakukan perubahan taktik dan menjadikan Coutinho pusat permainan.

Dia tentu akan mendapat keuntungan jika ada pemain kreatif lain di lapangan tengah, ketimbang kombinasi defensif Casemiro dan Fernandinho. Tetapi sang playmaker berhasil menjawab tantangan dan mampu muncul ketika Selecao membutuhkan sosok pahlawan. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Brasil untuk memenangkan gelar Copa, yang terakhir mereka menangkan pada 2007.

Meski begitu Canarinho harus menunjukkan permainan yang lebih meyakinkan ketika menghadapi penantang lain dari grup A, Venezuela dan Peru. Satu-satunya momen nyata dari keterampilan individu pemain muncul di akhir laga, ketika Everton berhasil melepaskan tendangan indah jarak jauh yang memastikan kemenangan 3-0.

Laga melawan Bolivia menjadi langkah awal bagi tuan rumah, yang membuktikan bahwa ketidakhadiran Neymar bukanlah hambatan yang tidak bisa diatasi. Dengan Coutnho menemukan kembali magisnya, Selecao mampu keluar dari lubang dan sekarang dapat berharap mampu menampilkan permainan yang lebih mengesankan sepanjang kompetisi.

 

Artikel dilanjutkan di bawah ini
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. RESMI: Maurizio Sarri Pelatih Baru Juventus
2. Bayern Munich Mundur, Kans Liverpool Gaet Timo Werner Meninggi
3. Man United Siap Bayar £45 Juta Plus Pemain Demi Issa Diop
4. Mohamed Salah Tolak Tinggalkan Liverpool
5. Sepuluh Klub Terboros Sepanjang Sejarah Bursa Transfer
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer Copa America 2019

 

Tutup