Antonio Conte menyatakan, dirinya kemungkinan akan memilih untuk rehat sejenak dari sepakbola di musim 2021/22 meski diakuinya hal ini tidak ideal bagi dirinya. Pria 51 tahun itu sempat santer dihubungkan dengan Tottenham Hotspur setelah meninggalkan Inter Milan.
Mantan manajer Chelsea dan Juventus itu sukses mempersembahkan Nerazzurri torehan Scudetto pertama sejak 11 tahun. Namun, setelah pencapaian historis itu, kedua pihak malah berpisah.
Alih-alih kembali ke Liga Primer Inggris untuk mengambilalih jabatan Jose Mourinho di London Utara, pria Italia itu kini lebih condong untuk 'mengisi ulang baterai' alias cuti selama 12 bulan.
Kepada Radio Anch'io Sport, Conte mengatakan: "Ini akan jadi tahun di mana saya akan berusaha untuk belajar dan terus menganalisis beragam situasi tertentu."
"Saya ingin memanfaatkan situasi yang tak diinginkan ini, tapi semuanya oke. Saya akan memanfaatkan periode ini bersama keluarga saya dan menonton sepakbola, yang selalu berkembang dan berkelanjutan," jelasnya.
Salah satu pemain yang bersinar di bawah polesan Conte di Inter adalah playmaker Denmark Christian Erisken.
Dia memulai tugas di Euro 2020 di akhir periode produktif dia di kancah domestik bareng Nerazzurri. Nahas, eks bintang Spurs ini menderita serangan jantung di laga perdana dia di turnamen dan baru saja keluar dari rumah sakit dengan dipasangkan defibrilator jantung.
Conte mengatakan: "Itu adalah momen yang mengerikan yang saya jalani sendirian. Di dunia sepakbola, melihat situasi semacam ini membuat Anda merasa buruk."
"Saya memiliki kesempatan hidup dalam kontak dekat dengan Christian dan melihat dia [kolaps] dengan mata terbuka membuat saya merasa buruk, itu benar-benar menghancurkan hati saya," katanya lagi.
"Saya senang karena semua telah teratasi. Itu hal terpenting. Saya berterima kasih kepada semua rekan-rekan atas apa yang mereka lakukan dan ketenangan yang mereka miliki," ungkapnya.




