Paris Saint-Germain resmi menunjuk Christophe Galtier sebagai pelatih baru menggantikan Mauricio Pochettino, Selasa (5/7).
Galtier adalah pelatih yang merusak dominasi PSG kala membawa Lille juara Ligue 1 musim 2020/21. Ia ditunjuk usai membawa Nice finis di urutan kelima dan menembus final Coupe de France musim lalu.
Pelatih berusia 55 tahun itu juga memenangkan Coupe de la Ligue sebagai pelatih Saint-Etienne pada musim 2012/13, dan tiga kali dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Ligue 1, masing-masing pada edisi 2012/13, 2018/19, dan 2020/21.
"Saya senang bergabung dengan Paris Saint-Germain, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada chairman Nasser Al-Khelaifi, [penasihat sepakbola] Luis Campos, dan klub atas kepercayaan mereka kepada saya,” ucap Galtier.
"Saya sepenuhnya menyadari tanggung jawab yang terlibat untuk melatih tim yang luar biasa ini, yang merupakan salah satu skuat paling kompetitif dan spektakuler di Eropa.”
“Saya senang bekerja dengan semua pemain berbakat ini serta staf tingkat atas di sini di klub. Kami mengakui semua yang diwakili Paris Saint-Germain di sepakbola Prancis dan internasional.”
"Fokus saya adalah pada ambisi, kerja keras, dan memanfaatkan potensi tim sebaik-baiknya. Saya senang menjadi pelatih kepala di tim ini dan berada di Parc des Princes yang megah, sebuah stadion yang mewujudkan hasrat untuk sepakbola,” pungkasnya.
Adapun Galtier bakal memimpin Lionel Messi dkk dalam tur pramusim ke Jepang sebelum laga kompetitif pertama kontra Nantes pada Trophee des Champions, 31 Juli mendatang.


