Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Christian Eriksen DenmarkGetty Images

Kiper Finlandia Lukas Hradecky: UEFA Wajib Benahi Protokol Pasca Christian Eriksen Pingsan

Pingsannya Christian Eriksen pada Euro 2020 menjadi peringatan bagi UEFA untuk melakukan perubahan protokol, menurut kiper Finlandia Lukas Hradecky, yang berkata "semua melihat" kapten Denmark Simon Kjaer "sangat terguncang" setelah sempat merawat kompatriotnya itu.

Partai pembuka Grup B Piala Eropa 2020 12 Juni kemarin menjadi saksi insiden pingsannya Eriksen. Staf medis Denmark terpaksa melakukan resusitasi setelah sang gelandang sempat mengalami henti jantung.

Eriksen akhirnya siuman dan menjalani penyembuhan di rumah sakit sementara Denmark dan Finlandia sepakat untuk melanjutkan pertandingan beberapa jam pasca peristiwa itu, namun Hradecky bersikeras pemain kedua negara seharusnya diberi waktu lebih banyak untuk memproses kejadian mengerikan tersebut.

Penjaga gawang Finlandia itu mengungkapkan bahwa Kjaer, yang memberi resusitasi jantung darurat sebelum tim medis Denmark tiba, terlihat terguncang bersama dengan rekan satu timnya yang lain. Hradecky juga bersikeras bahwa keputusan untuk terus bermain seharusnya tak diberikan kepada mereka.

"Semua orang melihat, misalnya, bahwa Simon Kjaer sangat terguncang," ujar Hradecky kepada Goal dan SPOX. "Protokolnya jika ada kejadian seperti ini harus jelas."

"Akan sangat membantu bagi semua yang terlibat. Seharusnya pemain yang trauma tak perlu memikirkan harus melakukan apa. Sepakbola itu soal manusia, dan itu sudah jelas terpampang. Mereka yang paling penting. Jadi kami memerlukan peraturan jelas yang mengedepankan manusia dan bukannya perspektif komersial."

Kiper Bayer Leverkusen itu juga bereaksi soal pingsannya Eriksen: "Mengerikan sekali. Pemandangan yang sangat asing. Meski jarak saya jauh dari lokasi kejadian, saya langsung sadar bahwa itu serius."

"Christian benar-benar hilang. Anda tidak akan pernah siap dan tak akan tahu apa yang harus dilakukan dalam situasi tersebut."

"Hormat kepada Simon Kjaer dan Kasper Schmeichel khususnya, tapi juga kepada semua pemain Denmark, atas apa yang mereka lakukan di momen tersebut."

Komentar Hradecky diamini bos Denmark Kasper Hjulmand, yang berkata para pemainnya diberi pilihan untuk melanjutkan laga di malam yang sama atau siang hari esoknya.

"Keputusan yang salah karena memaksanya menjadi dua skenario," ujarnya dalam konferensi pers saat turnamen. "Sangat berat bagi para pemain. Mereka bahkan tak tahu apakah mereka akan kehilangan sahabat karibnya. Saya merasa kami seharusnya tak lanjut bermain dan membuat para pemain memilih itu tindakan yang salah."

Dokter mengonfirmasi bahwa Eriksen mengalami serangan jantung setelah menjalani beberapa tes di rumah sakit, dan ia mendapatkan implan pacu jantung sebelum diizinkan pulang.

Pemain 29 tahun itu lalu telah kembali bersama keluarga dan rekannya di timnas Denmark, dan mendukung kompatriotnya dari jauh seiring langkah Tim Dinamit hingga semi-final, meski harus ditundukkan Inggris 2-1 setelah babak tambahan.

Eriksen kembali ke Italia bersama klubnya Inter awal Agustus kemarin dan kini tengah menjalani program rehabilitasi ekstensif, namun belum diketahui apakah ia boleh melanjutkan kariernya di masa depan."

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google