Romelu Lukaku memberikan penghormatan kepada Christian Eriksen lewat gol pembukanya untuk Belgia di Euro 2020 melawan Rusia, Minggu (13/6) dini hari WIB, dengan ia mendedikasikannya untuk pemain internasional Denmark tersebut yang jatuh kolaps di laga lain melawan Finlandia di Copenhagen.
Penyerang milik Inter Milan itu menyampaikan pesan dukungan untuk rekan satu klub domestiknya di Stadion Krestovsky, Saint Petersburg setelah mencetak gol awal melawan tuan rumah di seperempat jam pertama di pertandingan Grup B.
Lukaku dan Eriksen saling bahu-membahu untuk membantu Nerazzurri meraih gelar Serie A pertamanya setelah lebih dari satu dekade pada musim 2020/21 kemarin, dengan keduanya awalnya diperkirakan akan saling berhadapan lima hari lagi di Kopenhagen pada 17 Juni, namun rekannya itu kini dilarikan ke rumah sakit.
Apa Yang Dikatakan Lukaku?
Setelah memanfaatkan umpan silang Dries Mertens di dalam kotak penalti - dan ia berada dalam posisi onside karena bola kiriman mengenai bek Rusia Andrey Semenov - Lukaku mampu melepaskan tembakan melewati Anton Shunin untuk membuka keran golnya di turnamen tersebut.
Berlari ke pinggir lapangan, eks Manchester United itu lantas memberi isyarat agar rekan satu timnya datang untuk bergabung dengannya dan menuju kamera televisi terdekat dengan merebutnya menggunakan kedua tangan dan secara emosional berteriak ke lensa: "Chris, Chris, I love you.”
Penyerang itu kemudian menjauh dari kamera untuk dikerumuni rekan-rekannya di Setan Merah sebagaimana mereka merayakan keunggulan awal.
Kondisi Terkini Eriksen
Disebutkan Eriksen berada dalam kondisi stabil dan sadar setelah dilarikan ke rumah sakit Rigshospitalet.
Sang playmaker bahkan bisa berkomunikasi dengan rekan satu timnya dan itu diungkapkan langsung oleh direktur sepakbola Danish FU Peter Moller.
“Dia kolaps dan mendapatkan bantuan penanganan jantung di lapangan,” kata Moller kepada DR. “Dia untungnya sadar ketika meninggalkan stadion.
“Kami sudah mengontaknya, dan para pemain juga berbicara dengan Christian. Itu kabar bagus. Dia sekarang dalam keadaan baik dan mereka memainkan pertandingan untuk Christian.
“Doa kami untuk orang tua dan keluarganya Christian.”
Adapun di pertandingan pembuka, Denmark mengalami kekalahan tipis 1-0 setelah gol Joel Pohjanpalo gagal disamakan, meski mereka memiliki kesempatan melalui penalti Pierre-Emile Hojbjerg yang dimentahkan Lukas Hradecky.
