Hakim Ziyech, Tuchel, ChelseaGoal/Getty

Chelsea-nya Thomas Tuchel: Pertahanan Oke, Penyerangan Memble

Kedatangan Thomas Tuchel akhir Januari lalu telah mencatatkan 12 laga tak terkalahkan bagi Chelsea di semua kompetisi. Teraktual, hasil imbang 0-0 kontra Leeds United di lanjutan Liga Primer Inggris.

Tuchel berhasil membawa The Blues lebih baik ketimbang di era Frank Lampard. Strategi yang digunakan mantan bos Paris Saint-Germain itu telah membawa Si London Biru kembali menemukan permainan terbaik tim.

Menggunakan formasi tiga bek, manajer asal Jerman tersebut mampu memberikan pertahanan solid di kubu Stamford Bridge, dengan menggantikan formasi empat bek milik Lampard sebelumnya.

Keputusan Tuchel menggunakan tiga bek nyatanya berbuah manis, Chelsea hanya kebobolan dua gol dari sepuluh pertandingan Liga Primer, membuatnya menjadi manajer yang kebobolan paling sedikit dalam sepuluh pertandingan pertama sebagai pelatih dalam sejarah kompetisi dan menyamai catatan Jose Mourinho pada 2004/05.

Bahkan dia juga kembali mengorbitkan beberapa pemain berposisi sayap yang tidak digunakan oleh Lampard, seperti Marcos Alonso dan Callum Hudson-Odoi. Kedua pemain tersebut saat ini berhasil membuktikan bahwa keputusan manajer Chelsea sebelumnya itu salah, dan kini mereka menjadi pilihan utama Tuchel dalam pertandingan.

Sekarang yang menjadi pertanyaan setelah 12 laga pertama Tuchel sebagai manajer di Stamford Bridge, apakah Chelsea hanya tim yang puas bermain bertahan?

Antonio Rudiger Andreas Christensen Chelsea 2020-21Getty

Ya, pertahanan Chelsea memang sulit di tembus oleh tim-tim besar sekaliber Manchester United, Liverpool, Tottenham Hotspurs, Everton hingga Atletico Madrid, dengan ke lima tim tersebut bahkan tak mampu mencetak satu gol pun ke gawang Chelsea semenjak ditukangi Tuchel.

Meskipun mereka berhasil memenangkan delapan pertandingan dari semua kompetisi, nyatanya tiga hasil imbang Chelsea bersama Tuchel berakhir tanpa gol, lebih banyak daripada yang The Blues lakukan dalam 57 pertandingan di bawah asuhan Lampard (dua kali imbang tanpa gol).

Penyerangan Chelsea saat ini juga sangat minim kreativitas untuk mencetak gol. The Blues tidak pernah mencetak lebih dari dua gol di 12 pertandingan Tuchel sebagai bos di tim London tersebut.

13 gol dari 12 pertandingan sepertinya tidak terlalu buruk, namun penggemar ingin lebih dari hal tersebut. Penyerang murni mereka Olivier Giroud 2 gol), Tammy Abraham (1 gol) dan Timo Werner (1 gol) hanya mencetak total empat gol di semua kompetisi selama berada di bawah asuhan Tuchel.

Chelsea masih sangat membutuhkan seorang predator untuk mencetak gol.

Menurut Legenda Chelsea Joe Cole, mantan timnya tersebut perlu mendatangkan sosok Erling Haaland ke dalam tim.

Chelsea celebrate vs Everton, Premier League 2020-21, Timo Werner, Kai Havertz, Marcos AlonsoGetty

Kurangnya peluang dan penyelesaian akhir yang buruk membuat Cole merasa bahwa Haaland dibutuhkan untuk menuntaskan masalah tersebut.

“Menurut saya mereka membutuhkan satu pemain, Haaland. Dia ada di daftar keinginan saya. Dia pemain ‘nomor 9’. Ada banyak hal di skuad ini, ada kualitas di semua area, skuad yang kuat,” ungkap mantan pemain Chelsea tersebut kepada BT Spot.

“Anda hanya perlu satu sentuhan lagi, ‘nomor 9’, itu titik fokusnya dan akan mengubah klub ini kembali ke masa kejayaan untuk mendapatkan gelar.” (*/Yos)

Iklan
0