Penyerang Chelsea, Kai Havertz, buka suara tentang pemecatan Thomas Tuchel. Pemain asal Jerman itu mengaku terkejut lantaran ia tidak merasa The Blues tampil buruk.
Tuchel dipecat usai Chelsea dikalahkan wakil Kroasia Dinamo Zagreb 1-0 pada laga pertama Grup E Liga Champions, 6 September lalu.
Selain kekalahan tersebut, start jelek The Blues di Liga Primer Inggris dan kegagalan Tuchel memaksimalkan performa sejumlah pemain menjadi salah dua faktor pemecatan sang pelatih.
"Saya kaget,” ucap Havertz kepada Kicker saat ditanya tentang pemecatan Tuchel.
"Terutama ketika Anda mempertimbangkan bagaimana kami bermain dalam satu setengah tahun terakhir dan apa yang telah kami menangkan,” tutur pemain berusia 23 tahun itu.
"Dengan posisi ketujuh di klasemen saat ini, Anda tidak bisa juga berbicara tentang awal musim berantakan, apalagi kami memiliki banyak pemain baru yang butuh adaptasi,” imbuh dia.
“Tapi sepakbola bergerak sangat cepat, banyak hal bisa terjadi di mana saja dan kapan saja,” pungkasnya.
Tuchel ditunjuk sebagai manajer Chelsea pada 26 Januari 2021 untuk menggantikan Frank Lampard di bawah era kepemilikan Roman Abramovich sebelum diambil alih Todd Boehly.
Dalam kurun setahun bersama mantan bos PSG itu, The Blues sukses merengkuh trofi Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, dan menembus tiga final turnamen domestik.


