Bukti Suksesi Paripurna Chelsea Dari Frank Lampard Ke Thomas Tuchel

Thomas Tuchel & Roman Abramovic
Getty Images
Kemenangan atas Atletico Madrid semakin mempertegas suksesi yang dilakukan Chelsea dari Frank Lampard ke Thomas Tuchel terbukti jitu.

Kemenangan 1-0 Chelsea atas Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (24/2) WIB, menambah catatan positif bagi manajer baru mereka Thomas Tuchel.

Berkat gol salto spektakuler Olivier Giroud pada menit ke-68, Chelsea berhasil memenangkan leg pertama yang seharusnya digelar di markas Atletico Madrid, namun harus dipindahkan ke National Stadium karena pandemi covid-19.

Keberhasilan The Blues mengalahkan tim asuhan Diego Simeone tak lepas dari sentuhan manajer anyar mereka Tuchel. Pria asal Jerman tersebut mengambil kursi kepelatihan pada akhir Januari lalu menyusul pemecatan Frank Lampard karena rentetan hasil buruk yang menimpa Chelsea pada masa kepelatihan pria asal Inggris tersebut.

Mantan manajer Paris Saint-Germain itu bergabung pada Januari lalu dan membuat tim yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut belum pernah menelan kekalahan selama delapan pertandingan awal sejak dinakhodai oleh Tuchel, dengan enam kali menang dan dua kali imbang.

Bahkan timnya hanya kebobolan dua gol dari delapan pertandingan awal yang dilakoni Tuchel sebagai manajer. Catatan tersebut hanya kalah dari Jose Mourinho pada tahun 2004, dengan delapan pertandingan awal Mou sebagai manajer Chelsea, timnya hanya kebobolan satu gol saja.

Chelsea saat ini telah bertransformasi menjadi tim yang lebih solid dan terlatih dalam waktu kurang dari sebulan.

Olivier Giroud, Atlético de Madrid vs. Chelsea

Selain berhasil memberikan rekor tak terkalahkan selama delapan pertandingan, Tuchel juga kembali mengorbitkan bintang-bintang Chelsea yang jarang digunakan oleh Frank Lampard sebelumnya.

Nama-nama seperti Marcos Alonso, Hudson-Odoi, Olivier Giroud hingga Kepa Arrizabaiga merupakan pemain yang dijadikan pilihan kedua bahkan ketiga pada masa kepemimpinan Lampard di Chelsea.

Namun berkat Tuchel, pemain-pemain tersebut mendapatkan menit bermain lebih banyak hingga bisa menunjukkan performa terbaik mereka.

Khusus Marcos Alonso, ketika The Blues berada di bawah manajer Frank Lampard, ia tidak pernah dibawa kedalam skuad dalam waktu yang lama, terakhir ia dimainkan pada bulan September tahun lalu ketika Chelsea bermain imbang melawan West Brom.

Marcos Alonso Thomas Tuchel Timo Werner Chelsea GFX

Sejak Tuchel menjadi bos di Chelsea, Alonso yang tidak pernah dimainkan oleh Lampard akhirnya diberi kesempatan oleh manajer baru tersebut untuk menampilkan permainannya di lapangan. Bahkan debutnya bersama manajer asal Jerman tersebut bisa dibilang sangat bagus karena berhasil mencetak satu gol ke gawang Burnley, Januari silam.

Mantan manajer PSG tersebut juga berhasil memberikan sentuhan magis kepada permainan Timo Werner yang melempem di masa Frank Lampard. Tuchel memberikan peran false ‘9’ kepada penyerang Jerman tersebut yang dirasa lebih cocok untuknya daripada menjadi striker murni. Terbukti di delapan pertandingan awal Tuchel sebagai manajer baru The Blues, Werner berhasil mencetak satu gol dan tiga assist.

Dalam setiap pertandingan pun mantan penyerang RB Leipzig tersebut mampu membuat peluang yang menguntungkan Chelsea. Pergerakan tanpa bola yang dilakukannya mampu mengecoh pertahanan lawan sehingga memberikan kesempatan bagi rekan-rekannya untuk mencetak gol.

Kemenangan-kemenangan yang berhasil dibuat oleh Chelsea tentu saja tidak lepas dari tangan dingin Tuchel yang kembali menggunakan formasi dengan tiga bek, berbeda dengan Lampard yang selalu menggunakan empat pemain bertahan.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Dengan formasi 3-4-2-1, Tuchel berhasil mengembalikan permainan terbaik Chelsea yang sempat menurun di bawah asuhan Lampard. Hal tersebut mengingatkan pada era Antonio Conte yang juga menggunakan tiga bek saat menjadi manajer Chelsea. Di musim pertamanya di Stamford Bridge, Conte sukses besar dengan berhasil menjuarai Liga Primer dan berhasil membawa tim ke partai final Piala FA.

Meskipun tidak mungkin untuk mengejar Manchester City dan mendapatkan gelar juara Liga Primer musim ini, Tuchel masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan gelar juara Liga Champions dan Piala FA. Tentu saja, Chelsea harus bisa memberikan penampilan terbaik mereka dari pertandingan ke pertandingan lain untuk bisa memenangkan gelar tersisa.

Apakah The Blues mampu mengangkat gelar Liga Champion atau Piala FA? Patut ditunggu bagaimana Tuchel akan mengakhiri musim ini bersama Chelsea. (*/Yos)

Tutup