Chelsea akan menjamu Everton pada pekan ke-17 Liga Primer Inggris, Jumat (17/12) dini hari WIB.
The Blues harus mengandalkan dua penalti untuk mengalahkan Leeds United 3-2 akhir pekan kemarin, menandakan bahwa mereka belum kembali berkekuatan penuh.
Sementara itu Everton terseok-seok di peringkat ke-14 EPL, dengan sebiji kemenangan dari 10 laga terakhir di liga.
Live Streaming Chelsea vs Everton
Laga pekan ke-17 Liga Primer Inggris 2021/22 antara Chelsea melawan Everton dapat disaksikan di Mola TV, Jumat (17/12) dini hari pukul 02:45 WIB.
Simak jadwal TV selengkapnya di sini.
| Stasiun TV | Mola TV |
| LIVE Streaming | Mola TV |
Kapan Laga Chelsea vs Everton?
| Pertandingan | Chelsea vs Everton |
| Tanggal | Jumat, 17 Desember 2021 |
| Sepak mula | 02:45 WIB |
| Stadion | Stamford Bridge, London |
Prediksi Skuad Chelsea
Meski keduanya mulai menunjukkan tanda-tanda pulih, Chelsea masih tak akan diperkuat Ben Chilwell gara-gara cedera lutut jangka panjang dan Mateo Kovacic yang positif Covid-19.
Sementara itu Thomas Tuchel mengonfirmasi akan memasukkan N'Golo Kante dan Trevoh Chalobah ke dalam skuad meski bukan sebagai starter, dan Romelu Lukaku bisa dimainkan selama 70 menit melawan bekas klubnya.
Callum Hudson-Odoi & Mason Mount diprediksi bakal tampil sejak menit awal, dengan duo jerman Timo Werner & Kai Havertz bisa diperkenalkan sebagai pemain pengganti.
Mengingat Chelsea akan kembali berlaga dua hari kemudian, Tuchel juga bisa mengistirahatkan pemain-pemain lain.
| Posisi | Formasi 3-4-2-1 |
| Kiper | Mendy |
| Belakang | Azpilicueta, Christensen, Rudiger |
| Tengah | James, Jorginho, Loftus-Cheek, Alonso |
| Depan | Hudson-Odoi, Mount Lukaku |
Prediksi Skuad Everton
Richarlison mesti ditarik keluar saat mereka dikalahkan Crystal Palace 3-1 akhir pekan kemarin, sementara Allan tak ambil bagian karena cedera minor.
Dominic Calvert-Lewin, Tom Davies, Yerry Mina, dan Lucas Digne juga diragukan karena diselimuti rumor bentrok dengan sang manajer, Rafael Benitez.
| Posisi | Formasi 4-4-1-1 |
| Kiper | Pickford |
| Belakang | Coleman, Holgate, Keane, Godfrey |
| Tengah | Townsend, Doucoure, Allan, Gordon Gray |
| Depan | Rondon |
Preview
Chelsea sempat berstatus sebagai klub dengan pertahanan paling alot di Eropa, tetapi kini mereka mulai rontok setelah kebobolan 10 gol dari lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Puncaknya saat pasukan Tuchel kebobolan tiga kali berturut-turut melawan West Ham United dan Zenit.
Jika Anda bertanya apa yang salah dengan Chelsea, jawabannya tak bisa dilepaskan dari fakta badai cedera di tubuh skuad The Blues.
Semua dimulai ketika Kante ditarik keluar saat mengalahkan Juventus 4-0 akhir November lalu, disusul dengan Chilwell yang mencederai lututnya dan harus dipapah keluar.
Sejak saat itu, satu per satu pemain Chelsea tumbang bak nyamuk yang terkena raket penyetrum. Jorginho & Chalobah turut menepi, sementara Kovacic yang sudah mulai pulih dari cedera jangka panjang malah terinfeksi Covid-19.
Alhasil, ruang mesin dan lini belakang The Blues pincang, dengan Saul Niguez dan Ruben Loftus-Cheek tak bisa diandalkan mengomandoi dari tengah lapangan. Pertahanan mereka ikut keropos, dan gol mulai bersarang di gawang Edouard Mendy.
Kondisi ini bahkan masih kental di laga terakhir saat mereka membutuhkan dua penalti Jorginho untuk mengalahkan Leeds.
Kabar baiknya, kini hanya Chilwell dan Kovacic yang benar-benar tak bisa masuk skuad, dan calon lawan mereka juga tidak sedang dalam kondisi terbaik.
Di bawah naungan Benitez, Everton terdampar hingga peringkat ke-14, dengan satu kemenangan mengejutkan melawan Arsenal dari 10 pertandingan terakhir.
Tapi eks-manajer Liverpool itu tak benar-benar bisa disalahkan, karena problema Si Merseyside Biru itu jauh lebih kompleks.
Jika segalanya berjalan lancar, Chelsea seharusnya bisa menang. Tetapi melihat tren mereka belakangan ini, "lancar" bukanlah kata yang bakal Anda harapkan dari pasukan Tuchel saat ini.



