Cesc Fabregas mengaku cukup menyesal pernah menolak kesempatan untuk bergabung dengan Real Madrid ketika dia memperkuat Arsenal.
Pemain internasional Spanyol itu memutuskan untuk loyal di bawah komando manajer Arsenal Arsene Wenger saat itu setelah sang juru taktik memberinya debut di tim utama pada usia 16 tahun 177 hari.
"Mereka menghubungi saya lebih dari sekali atau dua kali," tutur gelandang yang sekarang memperkuat AS Monaco itu kepada AS.
"Pertama kali [berkomunikasi dengan Madrid], saya masih sangat muda. Saya berusia 18 tahun dan mereka menawarkan saya gaji besar. Tapi saya merasa dimiliki Arsenal," imbuhnya.
"Wenger bertaruh untuk saya. Saya tidak bisa hengkang. Bagaimana pun, saya selalu bersyukur pada Madrid dengan cara mereka memperlakukan saya. Ketika saya berusia 23 tahun, saya mengalami cedera serius dan mereka mengirimi saya pesan yang menyejukkan," jelasnya.
Fabregas bangga pernah ditaksir klub sekelas Madrid, tetapi selalu impian dia adalah memperkuat Barcelona dan hal itu terwujud.
"Saya bersyukur atas ketertarikan mereka pada saya, tapi saya selalu bermimpi untuk bermain bagi Barca," tandas Fabregas.




