CHRISTIAN ERIKSEN Inter MailandGetty Images

CEO Inter Milan Benarkan Christian Eriksen Masuk Daftar Jual

Masa sulit Christian Eriksen di Inter Milan bisa berakhir di awal tahun baru setelah CEO klub Giuseppe Marotta mengonfirmasi bahwa playmaker itu akan masuk daftar jual pada Januari 2021.

Bintang internasional Denmark Eriksen sebelumnya merapat ke Giueseppe Meazza tak kurang dari 12 bulan lalu, dengan ia dikontrak empat setengah tahun dari Tottenham Hotspur.

Masa adaptasi Eriksen di Italia dirusak oleh pandemi virus corona (Covid-19) dan pemain berusia 28 tahun itu mendapati dirinya terasing dari rencana pelatih Antonio Conte, sebagaimana ia hanya bermain 275 menit di Serie A musim ini.

Ketidakpuasan atas minimnya kesempatan telah memunculkan spekulasi bahwa Eriksen akan mencari klub baru begitu bursa transfer dibuka kembali, terlepas apakah Inter ingin mempertahankannya atau tidak.

Tapi sekarang Marotta mengklaim hubungan Inter dan Eriksen siap untuk diakhiri. Ia menyebut eks Ajax itu boleh pergi jika persyaratannya terpenuhi.

"Eriksen ada dalam daftar [pemain] yang bisa ditransfer," katanya kepada Sky Sport Italia. “Dia kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan skuad, dia tidak berfungsi untuk skuad. Itu adalah fakta objektif.

“Itu bukan penghinaan terhadap profesionalismenya, tidak ada hukuman, itu hanya situasi yang ia hadapi dan rasaya adil untuk memberinya kesempatan hengkang ke tempat di mana dia bisa bermain lebih teratur.”

Komentar Marotta sekaligus mengonfirmasi keyakinannya sejak November bahwa Eriksen akan memaksakan hengkang dari Nerazzurri.

Romelu Lukaku selaku rekan satu tim sebelumnya menilai bahwa kesulitan yang ditemui pemain Denmark itu terkait kendala bahasa. Ia bahkan mendesaknya untuk belajar bahasa Italia demi membantu memperlancar transisinya.

Eriksen kini santer dikaitkan dengan kepulangan ke Liga Primer, selagi mantan klub Tottenham Hotspur dan rival sengit Arsenal menjadi pihak yang dilaporkan tertarik dengan jasanya.

Sejak tiba di Inter, Eriksen telah tampil hampir 40 kali di semua kompetisi, meski di musim ini baru menjadi starter di enam laga.

Di bawah asuhan Conte, Inter - bersama rival sekota AC Milan - muncul sebagai kandidat kuat juara di awal musim Serie A 2020/21, dengan duo tersebut tampaknya akan bersaing untuk mengakhiri dominasi Juventus.

Iklan
0