20200316_Christian Seifert(C)Getty Images

CEO Bundesliga: Bursa Transfer Musim Panas Akan Kolaps!

CEO Bundesliga Christian Seifert memprediksi bahwa bursa transfer musim panas mendatang akan “kolaps” akibat pandemi virus corona.

Kompetisi sepakbola teratas di Jerman sudah ditangguhkan sejak awal Maret kemarin karena merebaknya virus tersebut, namun pihak liga berambisi kembali menggulirkannya pada awal Mei sebagaimana banyak negara sekarang menunjukkan perkembangan signifikan dalam melawan COVID-19.

Semua klub Bundesliga dan 2. Bundesliga telah memulai latihannya pada pekan ini, dengan para pemain menerapkan social distancing saat berlatih.

Klub kasta tertinggi dan kedua di Jerman saat ini tengah membahas mengenai pengguliran kembali kompetisi dan bermain tanpa penonton demi menuntaskan sembilan laga tersisa pada akhir Juni.

“Kami adalah bagian dari budaya di negara ini, orang-orang akan lama kembali ke kehidupan normalnya, dan itu berarti Bundesliga bisa kembali digulirkan,” kata Seifert kepada New York Times.

“Itulah mengapa kami harus memainkan peran kami di sini, dan itu berarti untuk mendukung pemerintah dan berbicara dengan mereka mengenai kapan kami bisa kembali bermain.”

Seperti banyak liga di Eropa, Bundesliga dan 2. Bundesliga terkena dampak cukup parah dari segi finansial akibat virus corona. Seifert mengestimasi bahwa tidak menuntaskan musim akan membawa kerugian mencapai 750 juta euro dan setengah dari klub 2. Bundesliga terancam bangkrut.

Bahkan jika Bundesliga kembali digulirkan pada Mei, Seifert menilai absennya fans akan membawa kerugian mencapai 100 juta euro dan itu pada akhirnya berdampak pada aktivitas klub di bursa transfer berikutnya.

“Dalam waktu dekat, saya bisa bilang bahwa bursa transfer musim panas tidak akan ada, itu akan kolaps,” kata Seifert.

“Beberapa agen akan sadar bahwa mereka harus bekerja keras, atau setidaknya bisa bekerja. Sejumlah liga akan paham bahwa uang itu tidak datang secara otomatis setiap bulan dari surga.”

Iklan
0