Bek Madura United, Alfath Fathier, mengalami cedera saat memperkuat timnya melawan Cilegon United pada leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia 2018/19, 29 Januari lalu. Pada laga yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, tersebut Alfath mengalami cedera setelah berbenturan dengan pemain Cilegon United di menit ke-76.
Itu membuatnya tidak bisa lanjut bermain hingga pertandingan selesai. Dikhawatirkan, benturan tersebut bakal membuat kambuh cedera lutut yang pernah dialami pemain timnas Indonesia pada Piala AFF 2018 tersebut.
Namun dokter tim Madura United, Herry Susanto, memastikan cedera Alfath tidak parah.
"Kemarin benturan di paha atas. Tapi hanya memar saja. Bukan cedera yang serius, meski kemarin sempat kram kesakitan itu, bukan yang sangat serius. Iya, memar di otot paha atasnya," kata Herry, dikutip laman resmi klub.
Lebih lanjut, Herry menuturkan proses penyembuhan cedera yang dialami mantan pemain Persiba Balikpapan tersebut tidak akan lama. Saat ini, Alfath pun harus menjalani terapi untuk pemulihan cederanya. Diprediksi, eks pemain Persib Bandung itu sudah bisa bermain lagi saat leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia di kandang Cilegon United.
a
Goal Indonesia

