Everton menelan kekalahan mengejutkan 2-1 saat menyambut kedatangan Burnley di pekan ke-28 Liga Primer Inggris, Minggu (14/3) dini hari WIB tadi.
Sebelum laga ini digelar, Opta mencatat Everton memenangkan lima dari enam pertandingan kandang mereka di Liga Primer melawan Burnley (83 persen) - di antara tim yang mereka hadapi setidaknya lima kali di Goodison Park dalam kompetisi tersebut, mereka hanya mendapat tingkat kemenangan kandang yang lebih tinggi melawan Fulham (93 persen - 14/15).
Di partai semalam, Everton memulai laga dengan percaya diri dan memiliki peluang emas pertama melalui tendangan keras Richarlison, yang sayang masih bisa ditepis kiper Nick Pope.
Justru Burnley yang membuka papan skor terlebih dahulu setelah Chris Wood menjebol gawang Jordan Pickford di menit ke-13. Merebut bola liar di area kotak penalti, Wood yang tak terkawal langsung melepaskan sepakan keras yang memperdaya kiper nomor satu Inggris tersebut.
Itu menjadi gol ke-40 Wood untuk Burnley di Liga Primer, namun catatan tersebut masih kalah dari Ashley Barnes yang selama berkarier bersama The Clarets telah menyumbang 41 gol.
Burnley arahan Sean Dyche menjauhkan keunggulan 11 menit berselang melalui Dwight McNeil. Winger kiri itu mencetak gol dengan brilian setelah mempertontonkan aksi individu sebelum melepaskan tendangan kaki kiri melengkung yang tak bisa dijangkau Pickford.
Everton sempat membalas di menit ke-32 lewat Dominic Calvert-Lewin, tapi itu tidak mampu menghindarkan timnya dari kekalahan sebagaimana pasukan Carlo Ancelotti juga merugi karena kehilangan Pickford jelang turun minum akibat cedera.
Seturut hasil ini, Everton tak beranjak dari posisi keenam dengan koleksi 46 poin dari 28 pertandingan, berjarak lima angka dari tim penghuni zona Liga Champions Chelsea, yang telah memainkan satu laga lebih banyak.
Beralih ke Selhurst Park, kemenangan tipis 1-0 diukir Crystal Palace kala menjamu West Bromwich Albion.
The Eagles meraih tiga poinnya berkat penalti Luka Milivojevic di menit ke-37, selagi itu tak bisa dibalas oleh West Brom pimpinan Sam Allardyce.
Kekalahan ini membuat West Brom terpuruk di zona degradasi, dengan mereka menempati urutan ke-19 lantaran baru meraih 18 poin dari 29 pertandingan yang telah dimainkan. Sementara itu, kemenangan mengatrol Palace ke posisi 11 dengan raihan 37 angka.
