Jurgen Klopp Liverpool 2022-23Getty

Buntut Ulah Jurgen Klopp, Liverpool Disanksi Pengurangan Poin?

PSSI-nya Inggris, atau Football Association (FA), didesak untuk menghukum Liverpool dengan pengurangan poin menyusul komentar pasca-laga Jurgen Klopp soal wasit Paul Tierney.

Klopp 'meledak' di pinggir lapangan setelah Diogo Jota mencetak gol menit akhir untuk mengunci kemenangan dramatis 4-3 atas Tottenham di Anfield, Minggu (30/4) kemarin.

Pelatih asal Jerman itu berlari ke arah ofisial keempat John Brooks dan merayakan gol tersebut di depan wajahnya sebelum terkena cedera hamstring.

KloppBeln/GOAL

Klopp lalu menuduh bahwa pengadil pertandingan memiliki agenda negatif terhadap The Reds dalam wawancara bombastis setelah pertandingan, dan bahwa Tierney melontarkan ucapan yang "tidak baik". Ia berkata: "Kami punya sejarah dengan Tierney, saya benar-benar tak tahu dia punya masalah apa dengan kami. Ia bilang ia tak punya masalah [dengan kami] tapi itu tidak mungkin. Caranya menatap saya, saya tak mengerti. Di Inggris hal seperti ini tak harus diklarifikasi, ini sangat sulit dan rumit untuk dimengerti. Apa yang ia katakan pada saya ketika ia memberikan kartu kuning itu tidak baik."

Pihak FA dilaporkan akan turun tangan untuk menyelidiki insiden percakapan tersebut, dan CEO Ref Support Inggris, Martin Cassidy, menuntut agar Klopp dan Liverpool diberi hukuman berat.

Ia menyarankan agar FA memberi The Reds sanksi pengurangan poin, dan mengklaim denda adalah hukuman yang terlalu ringan.

Virgil van Dijk Liverpool 2022-23Getty Images

"Jika FA tidak menanggapi perilaku seperti itu dengan pengurangan poin, maka perilaku seperti itu tidak akan pernah berubah," ucapnya. "Menghukum Liverpool dengan denda £30.000 itu bukan apa-apa. Mulai hukum mereka dengan pengurangan poin dan lihatlah bagaimana mereka akan tutup mulut dan berkelakuan baik. Kami percaya hukuman itu akan menjadi peluru perak untuk menyelesaikan masalah tersebut dari sepakbola akar rumput sampai ke Liga Primer Inggris. Sudah berdekade-dekade hukuman larangan menemani pertandingan [bagi pelatih] ditegakkan, tetapi situasi tak membaik, malah memburuk."

Cassidy menambahkan: "Saya tak tahu bagaimana ia bisa menjustifikasi tindakan yang sudah ia lakukan semenjak melatih Borussia Dortmund. Saya tak bisa menerima argumen soal passion."

"Sebagai fan Liverpool, apakah Bob Paisley, Kenny Dalglish, atau Bill Shankly bukan sosok yang penuh passion seperti Jurgen Klopp? Tentu saja iya, tetapi mereka tak menunjukkan perilaku yang sama sepertinya."

Iklan
0