Berita Live Scores
Liga 2

Bos PS Mojokerto Putra Bela Krisna Adi

10.07 WIB 27/12/18
PSMP Mokojerto
Firman tidak ingin menduga-duga mengenai kemungkinan pemain PSMP terlibat pengaturan skor.

Presiden PS Mojokerto Putra Firman Effendi tidak ingin menuduh pemainnya terlibat dalam pengaturan skor seperti yang dilakukan komisi disiplin (Komdis) PSSI.

Krisna Effendi dijatuhi sanksi larangan aktif seumur hidup di sepakbola nasional, karena dianggap terlibat pengaturan skor dengan sengaja melencengkan eksekusi penalti ketika menghadapi Aceh United.

Komdis menyebutkan, mereka tidak bisa memintai keterangan dari Krisna, karena sulit dihubungi. Firman menyatakan, manajemen PSMP juga kesulitan menghubungi Krisna saat ingin membahas masa depannya bersama tim.

“Sebetulnya kami mau menghubungi saudara Krisna, karena kontraknya akan berakhir Desember. Tapi setelah dihubungi beberapa kali, tetap tidak pernah bisa,” jelas Firman.

“Saya tidak mau menduga-duga [ada pemain terlibat]. Kami untuk menghidupi PSMP saja sudah kelabakan, jadi kami tidak mau menduga-duga. Mudah-mudahan semua pihak di Mojokerto memberikan dukungan moral.”

 

View this post on Instagram

Komdis PSSI Hukum Bambang Suryo Seumur Hidup . Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah resmi menjatuhkan hukuman kepada Bambang Suryo, atau yang lebih tenar dikenal sebagai BS. BS dihukum melalui surat Komdis dengan nomor 024/L3/SK/KD-PSSI/XII/2018. . BS merupakan manajer dari klub Liga 3, Persekam Metro FC. Ia dihukum lantaran pesan dalam WhatsApp kepada pelatih PS Ngada, Kletus Gabhe, yang meminta uang Rp100 juta supaya PS Ngada lolos dari 32 besar. . Pada 19 Desember, Komdis PSSI memanggil BS namun yang bersangkutan malah tidak hadir. Pemanggilan itu untuk meminta BS keterangan terkait maksud dari pesan yang ia kirimkan kepada Gabhe. . "Yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan Komite Disiplin PSSI tanpa alasan yang patut dan lebih memilih hadir pada acara Mata Najwa pada malam hari dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," tulis Komdis dalam suratnya. . Dalam suratnya, Komdis juga menjelaskan bahwa BS sejatinya sudah mendapat hukuman larangan beraktivitas dalam lingkungan sepakbola pada tahun 2015. Hukuman tersebut kembali berlaku. . "Komite Disiplin PSSI menguatkan keputusan Komite Disiplin PSSI tahun 2015 dengan merujuk kepada pasal 72 ayat (4) jo. pasal 141 Kode Disiplin PSSI, Sdr. Bambang Suryo dihukum larangan ikut serta dalam aktivitas dalam kegiatan sepakbola di lingkungan PSSI seumur hidup karena telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 72 ayat (4) jo. pasal 141 Kode Disiplin PSSI." . Pada acara Mata Najwa kala itu, BS membenarkan bahwa ia telah mengirim pesan kepada pelatih PS Ngada. Namun, ia berkilah bahwa pesan itu dimaksudkan sebagai jebakan, bukan maksud ingin 'membantu' Ngada untuk lolos.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on Dec 26, 2018 at 12:20am PST

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Jose Mourinho Dipecat Karena Pemain Kunci Man United
2. Barito Putera Resmi Rekrut Evan Dimas
3. Luis Suarez Menyesal Tinggalkan Ajax Demi Liverpool
4. Kembali Berseragam Persib, Tantan Ingin Menangis
5. Tim Terbaik La Liga 2018/19 Sejauh Ini
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia