Bek Persib BandungBojan Malisic merasa heran dengan anggapan keberhasilan Pangeran Biru berada di puncak klasemen sementara Liga 1 2018 sebagai sebuah kejutan.
Persib mengawali kompetisi dengan tidak mulus, mengingat mereka banyak dihuni pemain baru, serta ditangani pelatih yang belum pernah merasakan atmosfer sepakbola di Indonesia.
“Saya bicara dengan beberapa pemain Indonesia di sini, dan musim ini seperti kejutan. Saya tidak lihat ini sebagai kejutan, karena bagi Persib setiap saat harus mengharapkan sesuatu yang spesial. AFC Cup dan Liga Champions pun normal,” ungkap Bojan diwartakan laman Simamaung.
“Saya bingung ketika ada yang berbicara ini kejutan. Ini bukan kejutan, dan kami harus melakukan lebih setiap musim. 2014 Persib sudah melakukan itu, dan kami harus melanjutkan pembinaan.”
Persib selanjutnya menghadapi Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut. Kehadiran Rahmad Darmawan di kubu lawan pun dianggap bukan sebagai masalah, karena jajaran pelatih sudah memahami gaya sang pelatih.
“Kami tonton pertandingan bagaimana Mitra Kukar bermain, dan coach sendiri sudah ketemu dengan coach RD tak cuma di Liga Indonesia, tapi juga Liga Malaysia. Kemarin juga sudah ketemu di sini di uji coba, dan hasilnya bagus,” jelas asisten pelatih Yaya Sunarya.
“Saya pikir enggak ada perbedaan dengan coach RD sejak masuk ke Mitra Kukar. Yang penting kami lihat pertandingan kemarin, dan analisis buat menyiapkan pertandingan, karena targetnya mau tiga poin.”
Goal Indonesia


