AS Roma harus puas menjadi bulan-bulanan klub Norwegia Bodo/Glimt pada lanjutan fase grup Liga Konferensi Eropa, Kamis (21/10) malam WIB.
Tak tanggung-tanggung, Bodo/Glimt sebagai tuan rumah mampu menggilas Giallorossi dengan skor 6-1, membuat pasukan Jose Mourinho harus menanggung malu.
Erik Botheim (8', 52') dan Ola Solbakken (71', 80') masing-masing mencetak brace, sementara Patrick Berg (20') dan Amahl Pellegrino (78') keduanya menyarangkan satu gol, sedangkan Roma hanya mampu membalas satu angka lewat kaki Carles Perez di babak pertama, tepatnya di menit ke-28.
Kekalahan ini membuat Mourinho merasakan kebobolan enam gol pada satu pertandingan untuk pertama kalinya di sepanjanga karier manajerialnya, tepatnya pada laga ke-1008-nya.
Sementara itu, bagi Bodo/Glimt ini merupakan kali kedua bagi mereka untuk bisa mencetak tiga gol lebih ke gawang tim Italia di kompetisi Eropa.
Tim Norwegia tersebut terakhir kali mencatatkan hasil tersebut pada Piala Winners 1994/95 ketika mengalahkan Sampdoria dengan skor 3-2.
Tim tamu di laga kali ini turun dengan lapis kedua mereka, dengan sang manajer rencananya ingin mengistirahatkan beberapa pemain pentingnya untuk bersiap menghadapi Napoli di Serie A, Minggu (24/10) WIB.
Tapi nyatanya itu malah jadi petaka buat Giallorossi. Tim tuan rumah justru tampil percaya diri di hadapan pendukung mereka sendiri. Terbukti tim asuhan Kjetil Knutsen mampu menekan sejak menit awal, bahkan unggul cepat di menit kedelapan lewat sontekan Erik Botheim memanfaatkan umpan Sondre Fet.
12 menit berselang, Bodo/Glimt menggandakan keunggulan. Kali ini kapten Patrick Berg melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau oleh kiper Roma Rui Patricio.
Tertinggal dua angka membuat pasukan Mourinho tersengat. Upaya Amadou Diawara di menit ke-28, yang mengirimkan umpan langsung dari area pertahanan Roma menuju kotak penalti lawan berbuah manis. Perez yang menerima bola dengan tenang mampu menjebloskan bola ke gawang Nikita Khaykin.
Skor 2-1 pun bertahan hingga turun minum.
Di paruh kedua, Mourinho memasukkan tiga pemain langsung, dengan Bryan Cristante, Henrikh Mkhitaryan dan Eldor Shomurodov masuk menggantikan Borja Mayoral, Ebrima Darboe dan Gonzalo Villar.
Namun masuknya tiga pemain tersebut tidak terlalu mengubah permainan Giallorossi. Justru Bodo/Glimt-lah yang menambah skor.
Di menit ke-52 Botheim mencetak gol keduanya di laga itu, setelah meneruskan umpan Alons Sampsted. Tak berhenti sampai di situ, Bodo/Glimt kembali menambah tiga angka dalam kurun waktu sepuluh menit.
Pada menit ke-71, Ole Solbakken menerima umpan terobos dari Botheim dan ia lalu menggiring bola menuju kotak penalti dan mengakhiri dengan tembakan chip, yang mengecoh Patricio.
Amahl Pellegrino juga tak ingin ketinggalan dalam pesta gol tersebut. Sang striker mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-78 lewat sepakan mendatarnya, yang gagal ditepis dengan sempurna oleh kiper Roma itu.
Mimpi buruk Roma malam itu ditutup oleh gol kedua Solbakken dua menit berselang. Penyerang itu menerima umpan terobos, yang memanfaatkan celah di antara pemain bertahan Giallorossi. Solbakken yang tak dikawal pun mampu melewati Patricio sebelum dengan mudah menjebloskan ke dalam gawang tim tamu.
