Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Hansi Flick (C)Getty Images
Diterjemahkan oleh

Bisa Bermain di Semua Lini: Flick Siapkan Joker dari Tim Cadangan untuk Hadapi Alaves

Guillem Victor menjadi kejutan besar dalam latihan Barcelona, Kamis kemarin, setelah mencuri perhatian pelatih Hansi Flick dengan kemampuannya, di tengah badai cedera yang menerpa lini pertahanan klub Catalan tersebut jelang laga melawan Alaves yang dijadwalkan berlangsung hari Sabtu di LaLiga.

Guillem kini bukan lagi sekadar saudara dari Pau Victor (mantan penyerang Barcelona), melainkan telah menjelma menjadi seorang bek dengan identitasnya sendiri, serta ambisi untuk menembus tim utama.

Dengan absennya Xavi Espart selama 7 pekan, serta belum siapnya Eric Garcia dan Jules Kounde untuk tampil di laga ini, Flick pun melirik tim cadangan, memberikan pemain berusia 19 tahun itu kesempatan baru untuk menunjukkan potensinya.

Baca Juga

Mbappe Bukan yang Pertama: Ozil, Liga Primer, dan NBA dalam Daftar Musuh China

Gara-gara Mbappe: China Jatuhkan Sanksi Pertama kepada Real Madrid

Orang-orang terdekat Guillem Victor menegaskan bahwa ia "memiliki keberanian dan kepribadian yang sangat kuat. Ia bukan tipe pemain yang mengeluh jika tidak dimainkan oleh pelatih, melainkan mampu mengatasi berbagai kesulitan," seperti yang dikutip surat kabar Catalan "Sport".

Bintang Lain dari Generasi 2007

Guillem bergabung dengan akademi La Masia pada usia sepuluh tahun, dan berhasil berkembang secara bertahap berkat mentalitas kompetitifnya, serta kemampuannya bermain di berbagai posisi. Ia memulai kariernya sebagai gelandang bertahan, sebelum beralih ke posisi bek sayap.

Selama satu musim bersama tim junior kedua, Guillem bermain di posisi bek kanan dan bek kiri, bek tengah, gelandang bertahan, bahkan sebagai penyerang kedua, hal yang mencerminkan keserbabisaannya.

Pemain ini merupakan bagian dari generasi 2007, yang juga mencakup Lamine Yamal, Pau Cubarsi, Marc Bernal, dan Xavi Espart, selain Landry Farre, yang juga bermain di posisi bek sayap. Generasi ini memberi Barcelona sejumlah talenta menjanjikan di lini belakang.

Guillem mendapatkan kepercayaan dari pelatih tim cadangan, Juliano Belletti, karena ia tampil sebagai starter di seluruh pertandingan kecuali laga pertama. Perpindahan Landry Farre ke sisi kiri turut mengukuhkan posisinya sebagai bek kanan.

Flick menghargai kemampuan Guillem dalam mengolah bola dan bergerak di posisi-posisi dalam, selain keberaniannya dalam membangun serangan, yang merupakan sifat-sifat yang sejalan dengan gaya pelatih asal Jerman tersebut.

Orang-orang yang mengamatinya sehari-hari di dalam dan luar lapangan mengatakan: "Ketika ia perlu fokus pada sepak bola, ia melakukannya 100 persen, tetapi ia juga tahu cara memisahkan diri dari suasana permainan, dan menghabiskan waktu bersama teman-temannya. Ia pandai mengatur hal itu."

Berkat perkembangannya yang berkelanjutan dan keserbabisaannya, Guillem Victor kian dekat untuk mewujudkan mimpinya menembus tim utama Barcelona, dan laga melawan Alaves bisa menjadi kesempatan baru baginya untuk membuktikan kemampuannya di hadapan Flick.

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google