Debut impian di panggung dunia
Rodri tak sabar menyambut kesempatan menjalani El Clasico pertamanya. Ia memandang rivalitas bersejarah ini sebagai panggung terbesar bagi pesepakbola profesional mana pun. Setelah kembali ke sepakbola Spanyol usai meraih banyak gelar bersama Manchester City, Rodri sangat memahami besarnya perhatian dunia terhadap pertandingan ini. Bagi pemain Spanyol tersebut, ini bukan sekadar laga biasa, melainkan momen ketika mata setiap penggemar sepakbola tertuju ke lapangan.
“Sungguh menyenangkan bisa kembali ke sepakbola Spanyol dan merasakan El Clasico, mengingat maknanya di tingkat dunia. Salah satu kendala yang dialami pemain yang pernah berkiprah di Premier League, misalnya, adalah mereka tidak mendapat penilaian setinggi yang seharusnya atau dampak sebesar yang bisa mereka berikan di La Liga. Saya beruntung bisa kembali dan memainkan pertandingan seperti ini, yang membuat Anda menjadi sorotan dunia. Dunia berhenti untuk menyaksikan El Clasico, semoga semuanya berjalan baik,” jelasnya dalam wawancara dengan DAZN, seperti dikutip Mundo Deportivo.
Mewaspadai pengaruh Mourinho
Barcelona akan menghadapi Madrid yang dipimpin Jose Mourinho, pelatih yang kedisiplinan taktik dan karakternya yang gemar beradu sudah dikenal baik oleh klub Catalan tersebut. Rodri tidak meremehkan tantangan dari pelatih asal Portugal itu. Ia menilai mantan pelatih Chelsea dan Inter tersebut memiliki kemampuan tersendiri untuk mengubah mentalitas para pemainnya. Sang gelandang memperkirakan mereka akan menghadapi lawan yang bermain mengandalkan fisik dan sangat terorganisasi saat turun ke lapangan akhir pekan ini.
“Mourinho adalah pelatih dengan kepribadian yang kuat. Ia sangat menentukan bagi tim-tim yang ditanganinya dan memiliki filosofi yang sangat jelas. Ia selalu meningkatkan daya saing timnya,” kata Rodri.
Mewaspadai Real Madrid yang terluka
Sejarah mungkin berpihak kepada Barcelona menjelang pertemuan ini, tetapi Rodri telah mengingatkan rekan-rekan setimnya agar tidak lengah. Catatan Madrid dalam beberapa El Clasico terakhir kurang memuaskan, dan sang gelandang meyakini hal itu justru membuat mereka jauh lebih berbahaya. Tim besar yang terluka kerap bereaksi dengan bermain lebih agresif, dan ia memperkirakan Real Madrid akan mengerahkan segalanya untuk memperbaiki catatan buruk mereka dalam laga ini.
Topik Terkait
Mengenai pendekatan rivalnya, ia menambahkan: “Gaya bermain mereka berbeda dari kami, tetapi semangat bersaing selalu ada, terlebih dalam pertandingan seperti ini. Jadi, kami memperkirakan Real Madrid akan mengerahkan segalanya. Dari enam atau tujuh El Clasico terakhir, saya rasa mereka memenangi satu, jadi mereka akan berusaha membalasnya.”
Bangkit dari hasil mengecewakan di Eropa
Barcelona memasuki pertandingan ini setelah meraih hasil yang mengecewakan melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions, tetapi skuad tetap fokus pada laga yang ada di depan mata. Rodri menegaskan bahwa ruang ganti tidak goyah akibat kesulitan mereka belakangan ini di Eropa, dan ambisi mereka di kompetisi domestik tetap menjadi prioritas. Kemampuan bangkit dari kekalahan adalah ciri juara, dan skuad bertekad membuktikan ketangguhan mereka saat menghadapi rival terberat.
“Memang benar kami baru saja mengalami hasil buruk di Paris, tetapi mentalitas kami tetap utuh dan kami masih ingin terus melakukan hal-hal dengan baik,” pungkas Rodri.



