Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Iklan
Jelajahi Betting di GOAL
Real Betis Balompie v FC Barcelona - LaLiga EA Sports 2026/27Getty Images
Diterjemahkan oleh

Bintang Barcelona Rodri siap debut di El Clasico, tetapi ingatkan rekan setim soal balas dendam jelang hadapi Real Madrid

Iklan

Debut impian di panggung dunia

Rodri tak sabar menyambut kesempatan menjalani El Clasico pertamanya. Ia memandang rivalitas bersejarah ini sebagai panggung terbesar bagi pesepakbola profesional mana pun. Setelah kembali ke sepakbola Spanyol usai meraih banyak gelar bersama Manchester City, Rodri sangat memahami besarnya perhatian dunia terhadap pertandingan ini. Bagi pemain Spanyol tersebut, ini bukan sekadar laga biasa, melainkan momen ketika mata setiap penggemar sepakbola tertuju ke lapangan.

“Sungguh menyenangkan bisa kembali ke sepakbola Spanyol dan merasakan El Clasico, mengingat maknanya di tingkat dunia. Salah satu kendala yang dialami pemain yang pernah berkiprah di Premier League, misalnya, adalah mereka tidak mendapat penilaian setinggi yang seharusnya atau dampak sebesar yang bisa mereka berikan di La Liga. Saya beruntung bisa kembali dan memainkan pertandingan seperti ini, yang membuat Anda menjadi sorotan dunia. Dunia berhenti untuk menyaksikan El Clasico, semoga semuanya berjalan baik,” jelasnya dalam wawancara dengan DAZN, seperti dikutip Mundo Deportivo.

Mewaspadai pengaruh Mourinho

Barcelona akan menghadapi Madrid yang dipimpin Jose Mourinho, pelatih yang kedisiplinan taktik dan karakternya yang gemar beradu sudah dikenal baik oleh klub Catalan tersebut. Rodri tidak meremehkan tantangan dari pelatih asal Portugal itu. Ia menilai mantan pelatih Chelsea dan Inter tersebut memiliki kemampuan tersendiri untuk mengubah mentalitas para pemainnya. Sang gelandang memperkirakan mereka akan menghadapi lawan yang bermain mengandalkan fisik dan sangat terorganisasi saat turun ke lapangan akhir pekan ini.

“Mourinho adalah pelatih dengan kepribadian yang kuat. Ia sangat menentukan bagi tim-tim yang ditanganinya dan memiliki filosofi yang sangat jelas. Ia selalu meningkatkan daya saing timnya,” kata Rodri.

Iklan
Iklan

Mewaspadai Real Madrid yang terluka

Sejarah mungkin berpihak kepada Barcelona menjelang pertemuan ini, tetapi Rodri telah mengingatkan rekan-rekan setimnya agar tidak lengah. Catatan Madrid dalam beberapa El Clasico terakhir kurang memuaskan, dan sang gelandang meyakini hal itu justru membuat mereka jauh lebih berbahaya. Tim besar yang terluka kerap bereaksi dengan bermain lebih agresif, dan ia memperkirakan Real Madrid akan mengerahkan segalanya untuk memperbaiki catatan buruk mereka dalam laga ini.

Topik Terkait

Pertandingan berikutnya

Mengenai pendekatan rivalnya, ia menambahkan: “Gaya bermain mereka berbeda dari kami, tetapi semangat bersaing selalu ada, terlebih dalam pertandingan seperti ini. Jadi, kami memperkirakan Real Madrid akan mengerahkan segalanya. Dari enam atau tujuh El Clasico terakhir, saya rasa mereka memenangi satu, jadi mereka akan berusaha membalasnya.”

Bangkit dari hasil mengecewakan di Eropa

Barcelona memasuki pertandingan ini setelah meraih hasil yang mengecewakan melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions, tetapi skuad tetap fokus pada laga yang ada di depan mata. Rodri menegaskan bahwa ruang ganti tidak goyah akibat kesulitan mereka belakangan ini di Eropa, dan ambisi mereka di kompetisi domestik tetap menjadi prioritas. Kemampuan bangkit dari kekalahan adalah ciri juara, dan skuad bertekad membuktikan ketangguhan mereka saat menghadapi rival terberat.

Iklan

“Memang benar kami baru saja mengalami hasil buruk di Paris, tetapi mentalitas kami tetap utuh dan kami masih ingin terus melakukan hal-hal dengan baik,” pungkas Rodri.

Mengawali karir di dunia jurnalistik pada tahun 2000 dengan liputan utama di bidang hukum dan kriminal, politik, serta sosial masyarakat. Namun di tengah pekerjaan itu, selalu berusaha meliput kegiatan olahraga, terutama pertandingan sepakbola, cabang olahraga yang saya gemari dan mainkan sejak kanak-kanak.

Pada 2002 bergabung ke Harian Terbit dengan fokus liputan olahraga umum, sampai akhirnya hijrah ke Goal pada 2009 yang membuat kecintaan kepada sepakbola tersalurkan. Saya lebih difokuskan meliput kegiatan sepakbola nasional, dan menangani koresponden.

Hadirnya sejumlah pemain keturunan yang memperkuat timnas Indonesia dalam dua tahun terakhir membuat saya menaruh perhatian kepada mereka, terutama yang berkarir di luar negeri, memberikan penilaian terhadap kinerja pemain di klub masing-masing.

Bidang yang ditekuni:

  • Menganalisa dan meliput pertandingan Super League

  • Memberikan penilaian terhadap pemain abroad

  • Editorial dan artikel sepakbola nasional dan internaional

Momen tak terlupakan:

Meyaksikan pertandingan terakhir enam besar Persirakatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta ketika PSMS Medan melawan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya menghadapi PSM Makassar pada 1986 saat masih kanak-kanak. Di samping merasa senang dengan atmosfer yang tercipta di stadion, ada perasaan takut juga, karena banyak benda yang dilempar dari atas.