Bhayangkara FC berhasil mengalahkan PSIS Semarang telak 4-1, pada leg kedua 16 besar Piala Indonesia di Stadion Mochamad Soebroto, Minggu (24/2). Hasil tersebut membuat The Guardian lolos ke perempat-final dengan agregat 5-2.
Sebenarnya dalam pertandingan tersebut PSIS sempat membuka keunggulan pada menit tujuh melalui Hari Nur Yulianto. Namun, Bhayangkara berhasil membalas empat gol lewat brace Anderson Salles, Dendy Sulistyawan, dan Lee Yu-jun.
Menanggapi hasil ini pelatih Bhayangkara FC Alfredo Vera, menyebut timnya menang karena sudah memahami kelemahan PSIS. Makanya, mereka mampu meredam permainan tuan rumah.
"Pertandingan seperti yang kami perkiraan dan sudah kami antisipasi. Kami sadar tidak mudah mengalahkan PSIS. Tapi kami berusaha sabar dan akhirnya kami bisa mendapatkan kemenangan," kata Vera usai laga.
Pernyataan Vera dipertegas bek Bhayangkara FC Alsan Sanda. Menurutnya, rekan setimnya sudah melakukan persiapan maksimal untuk menjalani pertandigan kontra PSIS>
"Pertama saya ucapkan terima kasih untuk pemain PSIS yang sudah respek kepada kami walaupun mereka ketinggalan tetap bermain dengan baik," ujar Alasan.
"Kami bisa menang karena kami sudah mempelajari apa yang dimainkan PSIS saat pertemuan pertama lalu. Mereka bermain bertahan dan memanfaatkan bola, oleh karena itu coach meminta kami mengantisipasinya," tambahnya.
Istimewa

