OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Bhayangkara FC, meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menyelesaikan tunggakkan uang subsidi kepada peserta Liga 1 2017. Ini karena hal tersebut merupakan kewajiban yang harus diselesaikan.
Kompetisi kasta teratas Tanah Air ini, sudah berakhir hampir sebulan lamanya. Akan tetapi, PT LIB masih belum juga mampu membayarkan hak yang dimiliki seluruh kontestan.
Pada sebelum bergulirnya Liga 1, PT LIB berjanji memberikan subsidi Rp7,5 miliar kepada setiap klub. Namun, kabarnya mereka baru mengasih Rp6 miliar saja atau masih utang Rp1,5 miliar.
Mandeknya uang sponsor menjadi penyebab PT LIB belum menyelesaikan kewajibannya tersebut. Mereka berjanji bakal segera melunasi utangnya bila uang dari sponsor sudah cair.
"Sampai dengan detik ini saja, yang selalu dikatakan ranking dan rating. Tapi subsidi aja tidak jelas ada atau tidak. Padahal, kalau duit tidak lancar, sangat mempengaruhi klub," ucap manajer Bhayangkara FC Sumardji.
Lebih jauh, Sumardji menjelaskan permasalahan ini seharusnya tidak terjadi bila PT LIB mempunyai perhitungan yang matang. "Mereka seperti menjadikan klub-klub meraih keuntungan," ucapnya.
