Legenda Manchester United, Gary Neville tidak terkejut mengetahui bekas klubnya sulit mendatangkan talenta pemain bintang dalam bursa transfer dan tidak yakin akan melihat kejayaan dalam waktu dekat.
United hampir dipastikan sulit memboyong Matthijs de Ligt dari Ajax, dengan sang bek berusia 19 tahun diyakini punya kesepakatan pribadi untuk pindah ke Barcelona. Namun Neville menegaskan bahwa kegagalan seperti ini pernah terjadi di era Sir Alex Ferguson yang penuh kesuksesan.
"Saya pikir United masih bisa merayu banyak pemain bintang karena kami telah melihat beberapa datang ke klub dalam enam atau tujuh tahun terakhir," ujar Neville setelah ambil bagian dalam perayaan 20 tahun treble United 1999.
"Klub ini tidak akan pernah beranjak dari status sebagai klub sepakbola sensasional, akan memiliki momen sulit dan sekarang itu terjadi."
"Perputaran uang dalam permainan berarti Anda selalu berada dalam kompetisi. Klub telah kehilangan banyak pemain ketika ada sisi sukses Real Madrid, Barcelona dan Bayern Munich. Gagal mendapatkan [Arjen] Robben yang ke Chelsea pada pertengahan 2000, kami kalah dalam perburuan [Samir] Nasri ke Manchester City, jangan selalu berpikir bahwa ketika Sir Alex Ferguson di sini itu tidak terjadi."
"Klub ini kalah dalam perburuan pemain ketika ada sisi sukses dari beberapa klub besar Eropa yang bersaing dengan United. Jangan berpikir bahwa jika United kalah sekarang dari Barcelona maka ini adalah yang pertama terjadi, itu pernah terjadi sebelumnya."
"Itu bukan karena keadaan buruk saat ini, atau pelatih, atau manajer, atau para pemain saat ini. Terkadang itu terjadi begitu saja. Itu terjadi selama masa sukses juga."
United finis keenam dalam klasemen akhir Liga Primer Inggris musim 2018/19 yang berarti mereka melewatkan kans bermain di Liga Champions musim depan.



