Mantan presiden FIGC Carlo Tavecchio mengungkapkan, dirinya telah mengajukan permohonan agar para pemain asing di Serie A Italia dipangkas keberadaannya.
Tavecchio dipaksa lengser dari jabatannya sebagai orang nomor satu di badan tertinggi sepakbola Italia itu setelah timnas gagal menembus Piala Dunia 2018 lalu.
Dia pun berharap, permohonannya bisa terwujud di tangan pimpinan FIGC baru.
"Tim nasional adalah harapan kami semua," ujar Tavecchio.
"Saya sempat punya keinginan yang sangat fundamental, yakni memiliki lima pemain asing di lapangan, tetapi memerlukan ketentuan Eropa meski bukan orang lokal."
"Jika ini telah diterapkan, kami hanya akan menemukan lima pemain asing di lapangan bagi setiap tim Serie A."
"Hari ini ada sejumlah tim yang memasang sembilan pemain asing, bahkan sepuluh atau delapan pemain asing. Bagaimana Anda bisa mencari pemain untuk timnas kalau begitu?"
