Chief Paris Saint-Germain Antero Henrique mengecam Barcelona perihal upaya mereka mendatangkan Adrien Rabiot.
Henrique menduga, sikap Rabiot berubah gara-gara sang pemain gagal bergabung Barca di bursa transfer musim panas lalu. Baru-baru ini, Rabiot dikirim ke tribun lantaran dirinya menolak pembicaraan kontrak baru di PSG.
Kontrak gelandang berbakat Prancis itu akan kadaluarsa pada Juni mendatang. Henrique menengarai, Barca bertanggung jawab atas penolakan Rabiot membahas kontrak baru di PSG.
"Rabiot sempat bilang, kami menerima tawaran di musim panas ini. Itu memang benar, tawaran ada pada 29 Agustus, 20 jam sebelum akhir dari bursa transfer," terang Henrique.
"Sederhana saja, Barcelona pertama harus mencapai kesepakatan dengan Rabiot sebelum kita berbicara. Anda juga harus tahu bahwa tawaran Barcelona itu menggelikan."
"Kami terkejut dengan tawaran rendah. Itu tidak sopan untuk pemain dengan status seperti Rabiot. Saya kemudian menekankan: tak mungkin mencapai kesepakatan dalam 24 jam untuk pemain seperti Rabiot."
"Tampak jelas bagi saya, Barcelona telah membuat kesepakatan dengan Adrien."
"Saya yakin, dia telah membuat kesepakatan dengan klub lain. Apakah dia bisa hengkang di musim dingin ini? Dia bilang tidak ingin bertahan," tandas Henrique.
Getty, Goal



