Bek Napoli Kalidou Koulibaly menegaskan, dirinya tidak akan gentar menghadapi tindakan rasial yang diterimanya ketika timnya bentrok dengan Inter Milan.
Dalam pertandingan Serie A Italia itu, di mana Nerazzurri berhasil mengalahkan Partenopei secara dramatis berkat gol Lautaro Martinez di pengujung laga, Koulibaly menjadi sasaran rasisme oleh suporter.
Bentuk Rasisme yang didapatkannya dari fans Inter tidak lepas dari kurangnya Koulibaly dalam mengontrol diri ketika mendapat kartu merah di beberapa menit terakhir laga.
Namun bagaimanapun, Koulibaly merasa bangga dengan warna kulit dia sebagai orang keturunan Afrika.
"Saya kecewa dengan kekalahan itu," ujar Koulibaly di Twitter.
"Terutama ketika saya harus meninggalkan rekan-rekan setim [karena kartu merah]."
"Meski begitu, saya bangga dengan warna kulit saya. Bangga menjadi seorang Prancis, Senegal, dan Neapolitan. Saya manusia," tambah bek yang tengah menjadi incaran klub-klub besar Eropa itu.




