Naby Keita menganggap dirinya adalah adik dari Mohamed Salah di Liverpool. Baginya, rekan sesama orang Afrika membantunya bisa beradaptasi dengan baik di Inggris.
Pemain internasional Guinea ini mendarat di Anfield pada musim panas 2018 setelah menanti 12 bulan untuk transfer yang terhitung mahal ini.
The Reds meyakini betul kemampuan Keita sebagai investasi bagus di masa depan. Tetapi sang gelandang mengalami start yang lamban di masa-masa dia berada di Merseyside, di mana Liga Primer Inggris dikenal menuntut untuk para pemain bisa beradaptasi dengan cepat.
Namun, pemain berusia 24 tahun ini perlahan-lahan bisa mengalami peningkatan dan meraih kepercayaan dirinya setiap dimainkan.
Meski cedera mencegahnya untuk ambil bagian dalam final Liga Champions kontra Tottenham Hotspur, Keita telah memperlihatkan kapabilitas dia di Anfield. Dijelaskannya, peran Salah sangat membantu untuk mengeluarkan potensinya.
"Sangat baik, dia selalu memberi saya beberapa nasihat di lapangan selama di Liverpool," ujar Keita di laman resmi klub.
"Dia adalah orang yang baik, yang senang bekerja keras. Ketika dia berlatih di tempat gym, dia selalu mengajak saya untuk bergabung dengannya," jelasnya.
"Dia tampak di sebelah saya seperti saya adalah adiknya," imbuh eks pilar RB Leipzig tersebut.


