Menyambut musim baru Serie A Italia, Sami Khedira mengaku cukup terbebani dengan kegagalan Jerman secara mengenaskan di Piala Dunia 2018.
Sang gelandang berusaha untuk mengesampingkan segala kritik yang diterima Der Panzer atas kegagalan mempertahankan gelar juara dunia di Rusia lalu.
Bagi Khedira, Jerman pantas mendapatan kecaman dan berbagai penilaian negatif. Eks personel Real Madrid ini tak menampik, peiode 2018/19 akan menjadi musim yang sulit baginya.
"Meski pun ada antusiasme menghadapi musim baru, namun ini adalah musim panas tersulit dalam karier saya," ujar Khedira.
"Setelah menjalani musim gemilang di Juventus, di mana saya mencetak sembilan gol, saya memainkan dua pertandingan terburuk di Piala Dunia dan itu benar-benar memalukan."
"Kami tidak berhasil secara tim dan kami tereliminasi, itu masih menjadi beban bagi saya. Kritik pada saya dan Jerman benar-benar bisa diterima," tandasnya.
Akhir pekan ini, Bianconeri akan membuka kampanye Serie A dengan menghadapi Verona. Terlepas dari beban yang dirasakannya, Khedira mengaku tak sabar merasakan kembali sensasi bermain dengan megabintang Cristiano Ronaldo.
Kapten Portugal itu pernah bekerja bareng Khedira ketika keduanya bernaung di Madrid. Kini, mereka bisa bereuni di Turin.
"Kami akan memulai kembali liga di Verona, Sabtu ini. Saya tak sabar memulai musim, ini fantastis karena bisa bermain lagi dengan Ronaldo setelah kami berbagi bersama di Real Madrid," tambahnya.


