Pelatih Inter Milan Luciano Spalletti melihat Samir Handanovic sebagai sosok pemimpin yang lebih baik ketimbang Mauro Icardi. Menurut si juru taktik, sang penjaga gawang pantas mendapatkan ban kapten.
Handanovic memimpin kemenangan Nerazzurri atas Rapid Wien di leg pertama babak 32 besar Liga Europa.
Di pertandingan itu, Handanovic ditunjuk untuk menjadi pemimpin Inter, menggantikan Icardi yang 'dipecat' sebagia kapten tim.
"Saya kira, dia akan bereaksi secara profesional. Memang membuat keputusan seperti ini tidak mudah, dia pasti mengalami kesulitan menerima kabar ini. Tetapi kami harus bekerja, tidak ada yang berbeda," tukas Spalletti selepas pertandingan.
"Handanovic sudah menjadi kapten di masa lalu, bahkan ketika Mauro ada di sekitar. Kami semua mengetahuinya, bagaimana keseimbangan dia dan sikap profesionalnya. Samir adalah seorang pemain yang tahu bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai yang tepat untuk rekan setim, baik dari kata-kata dan tindakan."
"Dia diapresiasi di ruang ganti, demikian juga perlakuan yang didapatkan Mauro. Tapi dalam hal karakter, Handanovic jauh lebih berpengalaman dan lebih potensial sebagai kapten dibanding Mauro," tandas Spalletti.



