Jose Mourinho membuka kembali memori treble winners yang digapainya bersama Inter Milan.
Di tahun 2010, pria Portugal ini berhasil membuat Nerazzurri mencapai supremasi dengan meraih trigelar dalam semusim: Scudetto, Coppa Italia dan Liga Champions.
Diungkapkan Mourinho, dirinya menyadari kala itu, membawa Inter berjaya, terutama merebut gelar UCL, adalah sebuah kewajiban sebab sudah 50 tahun lamanya La Beneamata berpuasa titel Eropa.
"Inter tidak lagi memenangkan gelar Liga Champions hampir 50 tahun. Seluruh generasi Interisti yang ada memimpikan itu. Di saat yang sama, presiden [Massimo Moratti] merupakan anak dari presiden terakhir yang memenangkan gelar itu. Jadi, keluarga Moratti juga memimpikan itu," kenang Mourinho, seperti diungkapkannya kepada beIN Sports France.
"Ada generasi di mana para pemain memenangkan sejumlah gelar di Itlaia dan memimpikan juara Liga Champions. Saat itu skuat benar-benar tangguh, lebih dari itu kami seperti keluarga yang sesungguhnya. Kami semua memegang mimpi ini dan berjuang keras untuk mewujudkannya," lanjutnya.
Bagi Mourinho, memenangkan tripel gelar dalam semusim akan selalu menjadi pencapaian terbaiknya sepanjang masa. Tapi lebih dari itu, pencapaian historis ini, menurutnya, pantas didapatkan keluarga Moratti.
"Pada akhirnya di hari itu, saya kira treble winners pantas didapatkan oleh keluarga itu. Sungguh fantastis," pungkas eks pembesut Manchester United itu.
Di kesempatan tersebut, Mourinho mengklaim dirinya tleah menolak tawaran melatih dari tiga sampai empat klub.
Mencuat wacana, Mourinho akan dipulangkan Inter untuk menggantikan Luciano Spalletti. Apakah ini petanda pria Portugal itu bakal pulang ke Giuseppe Meazza?





