Pep Guardiola memperingatkan Manchester City bahwa mereka cenderung mendekati persaingan di zona degradasi jika menampilkan permainan seperti babak pertama melawan Aston Villa, Sabtu (26/10) malam WIB tadi.
Juara bertahan Liga Primer Inggris itu dibuat frustrasi selama 45 menit pertama oleh lawannya tersebut di Etihad Stadium, dengan mereka gagal mencetak gol.
Apa pun yang dikatakan Pep saat jeda, itu membuat perbedaan hingga membuat anak asuhnya tampil menggila, hingga kemudian mewakilkan Raheem Sterling, David Silva dan Ilkay Gundogan ke dalam papan skor untuk menyegel kemenangan 3-0.
Hasil semalam membuat City hanya berjarak tiga poin dari sang pemuncak Liverpool, yang masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak, dan Pep memberi peringatan buat timnya.
“Enam hari lalu kami tertinggal delapan poin, sekarang hanya tiga,” kata Pep kepada wartawan. “Saya tidak khawatir soal klasemen. Saya khawatir dengan gaya kami bermain.
“Jika kami bermain dengan level seperti babak kedua [melawan Villa], kami bisa berada di atas sana untuk akhir musim, saya yakin itu.
“Tapi jika kami bermain seperti di babak pertama, kami akan berada di zona degradasi, jauh dari pemuncak klasemen. Itulah pandangan saya. Bukan Cuma musim ini, namun sepanjang waktu.
“Di babak pertama kami memang bermain bola, namun tidak dalam gaya yang harusnya kami lakukan. Di babak kedua kami tampil lebih baik, gol cepat di babak kedua membantu kami dan kami lantas bermain normal, namun kami harus mencoba untuk bermain [dengan gaya yang kami inginkan] selama 90 menit, bukannya 45 menit," imbuhnya.




