Mauricio Pochettino selaku manajer Tottenham Hotspur berharap pihak Liga Primer Inggris mengembalikan tenggat jendela transfer seperti semula, dengan menyebut penutupan sebelum kompetisi dimulai sebagai “kesalahan besar”.
Meski Pochettino boleh puas dengan belanja klubnya setelah mendatangkan Tanguy Ndombele hingga Giovani Lo Celso, beberapa dari pemainnya menjadi target klub luar negeri, yang tenggat transfernya baru ditutup pada 2 September.
Christian Eriksen, Jan Vertonghen dan Toby Alderweireld semuanya dikaitkan dengan kepindahan ke klub luar, selagi kontrak mereka akan habis pada musim panas depan. Jika salah satu dari ketiganya hengkang sekarang, Pochettino tidak bisa mengganti mereka sampai Januari mendatang, yang lantas membuat klubnya tidak seimbang.
Adapun pemilik klub di Liga Primer, termasuk Daniel Levy dari Spurs, pada tahun ini memilih untuk tetap mengakhiri bursa transfer lebih cepat, namun Pochettino justru memiliki pandangan berbeda.
“Saya tidak setuju [dengan penutupan bursa transfer Liga Primer yang lebih cepat] namun pada waktu itu semua orang percaya bahwa itu adalah hal terbaik untuk semua klub,” kata Pochettino.
“Namun saya pikir dia [Levy] dan semua orang sekarang menyadari bahwa itu adalah kesalahan besar. Saya harap kami memperbaiki masalah itu untuk musim depan. Saya pikir kami perlu kembali dan beroperasi seperti liga lain di Eropa karena saya kira ini adalah permasalahan besar ketika Anda harus bersaing di Liga Europa atau Liga Champions.
“Ini jelas saya tidak bisa berbahagia sebagai pelatih dalam tiga atau empat pekan terakhir karena ada beberapa klub dari Eropa lainnya yang mencoba membuat tim Anda tidak nyaman.
“Bagi saya, ini tidak wajar dan kami perlu memperbaiki ini secepatnya, berharap mereka di Liga Primer menjalin komunikasi yang bagus dan kembali seperti sebelumnya.”


