Manajer tim nasional Inggris, Gareth Southgate menutup peluang bagi dirinya menjadi nahkoda anyar Chelsea, menggantikan Maurizio Sarri yang diyakini bakal pergi ke Juventus.
Posisi manajer The Blues bakal menjadi hangat diperebutkan banyak pihak setelah laporan menyebutkan Sarri tinggal selangkah lagi meneken kontrak di Turin untuk mengisi tempat yang ditinggalkan Massimiliano Allegri.
Southgate, yang terikat kontrak dengan Inggris hingga 2022 selepas membawa timnya lolos ke semi-final Piala Dunia 2018, muncul sebagai calon pengganti apabila Sarri benar-benar kembali ke Serie A Italia.
Namun sang pelatih berusia 48 tahun belum tertarik untuk kembali menangani klub sejak terakhir kali membesut Middlesbrough pada 2009.
"Tidak," jawab Southgate ketika ditanya apakah tertarik menangani Chelsea. "Saya berkomitmen kepada Inggris, sesederhana itu."
"Saya tidak perlu melindungi nilai taruhan saya dalam menjaga pintu [pergi] tetap terbuka atau menjaga hal-hal seperti itu tetap ada. Tidak mungkin saya akan meninggalkan Inggris sekarang ini, untuk mengambil pekerjaan lainnya."
"Satu-satunya yang ada di pikiran saya adalah kami mendapatkan tiket ke Euro musim panas tahun depan dan kami harus terus mengembangkan tim ini untuk menjadi tim yang terbaik mungkin bagi negara ini."
Southgate mengantarkan Inggris menempati posisi ketiga dalam gelaran UEFA Nations League tahun ini setelah menang adu penalti 6-5 atas Swiss, Minggu (9/6) kemarin.



