Manajer ChelseaMaurizio Sarri tak yakin gaya 'Sarri-ball' bisa diterapkan dengan mudah oleh anak-anak The Blues di Liga Primer Inggris. Menurutnya, permainan ala filosofinya ini diperlukan waktu.
Sarri melalui tiga musim gemilang bersama Napoli. Meski tak pernah meraih satu pun trofi, tetapi permainan Sarri mendapatkan pengakuan sekaligus sanjungan tinggi dari belantika sepakbola Eropa.
Istilah 'Sarri-ball' bermula ketika dia menerapkan gaya bermain nan atratif di masa dia membesut Partenopei. Namun, sang juru taktik justru tak yakin taktik ini bisa berjalan dengan mulus di Stamford Bridge.
"Saya kira, Anda harus menunggu untuk beberapa bulan [melihat Sarri-ball berjalan efektif], ya Anda harus menunggu," ujar Sarri.
"Itu [Sarri-ball] bukan defenisi dari saya. Di Naples, kami bermain dengan kecepatan tinggi, menyerang, merebut bola, dengan terus-menerus, menggunakan kecepatan para striker. Jadi, itu menyenangkan buat para suporter. Saya kira itu berguna untuk hasil akhir pertandingan.'
"Kami membuat rekor [poin] di klub, di tahun pertama, kedua dan ketiga. 91 poin musim lalu [meski finis di belakang Juventus]."
"91 poin sudah cukup untuk memenangan gelar juara di Serie A. Jadi musim lalu sedikit kurang beruntung menurut saya."
"Bisakah Anda memainkan gaya yang sama di Inggris? Saya tidak tahu. Semua tergantung dengan karakteristik di Liga Primer dan para pemainnya. Saya harus beradaptasi dengan karakteristik setiap pemain dan bukan sebaliknya," tegasnya.


