Pelatih Barcelona Ernesto Valverde tak menutupi perasaan tertekan di hampir sepanjang pertandingan kala meladeni Olympique Lyon di Camp Nou dalam leg kedua perdelapan-final Liga Champions.
Los Blaugrana membuka keunggulan lebih dulu lewat penalti ala Panenka yang dieksekusi Lionel Messi sebelum Philippe Coutinho menggandakannya. Namun, sepakan voli Lucas Tousart membuat kedudukan menjadi sempit, 2-1.
Artinya, Lyon punya peluang melenggang ke perempat-final seandainya mereka membikin satu gol lagi, yang nantinya ditentukan lewat aturan gol tandang.
Nahas, alih-alih mencetak gol lagi, Les Gones justru kebobolan berondongan tiga gol berikutnya. Messi mencetak gol kedua lewat solo run sebelum memprakarsai gol Gerard Pique dan Ousmane Dembele di menit-menit akhir laga.
"Sungguh luar biasa, kami mendominasi laga, kami punya banyak kans, kami mencipta dua gol dan kami mampu menambah lagi," buka Valverde kepada jurnalis selepas pertandingan.
"Di babak kedua, Lyon bertaruh lebih banyak, mereka menekan, mencari lagi [gol penyama] dari 2-1 untuk membuat mereka punya harapan di pertandingan. Tapi pemain-pemain kami menyerang dan berhasil menuntaskan dengan hasil. Ini Liga Champions, wajar ada tensi dan tekanan menghadapi tipe laga seperti ini. Ini adalah hasi yang sangat adil," urainya.
Secara khusus, Valverde kemudian memberikan kredit pada pemain kesayangannya, Messi, yang tampil kontributif dengan sepasang gol dan assist darinya.
Sang juru taktik menyebut megabintang Argentina itu adalah sosok yang selalu layak mendapat predikat eksepsional.
"Kami semua sangat fokus pada kompetisi ini, demikian juga Leo. Dia memainkan pertandingan ini secara luar biasa," pungkasnya.
Getty



