Diego Simeone mengungkapkan, keputusannya merambah dunia manajerial sedikit banyak dipengaruhi oleh Lazio, klub yang dahulu dibela si pelatih saat masih aktif bermain.
Dijelaskan pria Argentina itu, dahulu Lazio meyakinkannya untuk mengambil jalan sebagai pelatih ketika pensiun. Terbukti, kini Simeone menjadi salah satu pelatih top dunia.
Mantan pemain Inter Milan itu mengenang bagaimana segala sesuatnya dimulai ketika dia mengenakan seragam klub ibu kota Italia itu.
"Saya berusia 27 atau 28 tahun ketika saya benar-benar memutuskan bahwa saya kelak bakal menjadi seorang pelatih," kenang Simeone.
"Saya ingat, saya pulang ke rumah setelah latihan dan bepura-pura seolah sedang mengomandoi sesi latihan, saya kemudian bermain untuk Lazio."
"Saya bicara pada diri saya sendiri: 'Ayo kerjakan'. Apa Anda tahu bagaimana imajinasi anak-anak saat mereka bermain? Saya melakukan hal yang sama sebagai seorang yang dewasa, memainkan peran sebagai pelatih."
"Saya memilih tim saya dan saya membayangkan ambil bagian dalam sesi pelatihan. Saya mendapati laga berikutnya dan merencanakan segala yang diperlukan."
"Pada akhirnya, saya kewalahan dengan lembaran-lembaran kertas yang ditutupi dengan gambar dan anotasi," tutup Simeone.





