Direktur Inter Milan Beppe Marotta mengisyaratkan aset klub, Lautaro Martinez, akan bertahan di Giuseppe Meazza pada musim baru mendatang.
Bintang muda Argentina itu tak berhenti dikait-kaitkan dengan pintu Barcelona, klub yang paling ngotot menduetkannya dengan sang kompatriot Lionel Messi di lini serang mereka.
Akan tetapi, Marotta kini berkeyakinan, Nerazzurri berada di posisi bagus untuk mempertahankan pemain yang tengah naik daun di Serie A Italia itu. Lebih lanjut, dia melihat Lautaro tak memperlihatkan gelagat ingin angkat kaki dari Inter untuk merapat ke Barcelona.
Sepanjang musim ini, Lautaro membentuk duet maut dengan Romelu Lukaku di lini depan skuad Antonio Conte.
"Lautaro tidak menunjukkan keinginan sedikit pun untuk angkat kaki dari Inter," tegas Marotta kepada DAZN.
"Terlepas dari tanggal dan tenggat waktu, situasi yang paling jelas adalah Inter tidak ingin menjual pemain juara mereka atau para talenta muda mereka yang menarik," sambung sang direktur.
"Jika sang pemain [Lautaro] meminta untuk hengkang, kami akan mengevaluasi itu secara bersama-sama. Tapi sejauh ini, tidak ada permintaan untuk hengkang [dari Lautaro]," urai mantan petinggi Juventus tersebut.
Marotta menegaskan, Lautaro cukup senang bermain bagi Inter karena keberadaannya di tubuh tim dianggap spesial. Terlebih, menurut Marotta, Nerazzurri terhitung salah satu klub besar di Eropa.
"Saya yakin, menjadi pemain muda, itu bisa meningkatkan kariernya lebih lama lagi di Inter. Menjadi pemain Inter berarti menjadi bagian dari sebuah klub besar," tambah Marotta.
"Itu seharusnya cukup menjadi alasan bagi dia untuk merasa bangga [bisa memperkuat klub sekelas Inter]," pungkasnya.
Sepanjang kampanye musim 2019/20, pemain berusia 22 tahun itu tampil dalam 36 pertandingan bagi Inter di berbagai kompetisi resmi dengan berhasil mengemas 17 gol dan dua assist.
Inter akan menghadapi Hellas Verona di markas sang lawan pada 9 Juli mendatang dalam pertandingan lanjutan Serie A, sebagai upaya mempertahankan posisi mereka di tiga besar setelah kian tertinggal jauh dari pacuan Scudetto menyusul kekalahan 2-1 dari Bologna baru-baru ini.




