Kiper Al-Nassr asal Brasil, Bento Matheus, mencatatkan babak yang belum pernah terjadi dalam karier profesionalnya, setelah menerima kartu merah dalam laga menghadapi Al-Ettifaq, Selasa malam, pada pekan ketiga Liga Roshn Saudi.
Pengusiran itu terjadi pada menit ke-12, akibat pelanggaran Bento terhadap penyerang Al-Ettifaq asal Prancis, Moussa Dembele, sehingga sang kiper meninggalkan pertandingan lebih awal dan membuat Al-Nassr bermain dengan sepuluh pemain.
Menurut data situs "Transfermarkt", yang menegaskan bahwa kartu merah ini merupakan yang pertama dalam karier profesional Bento, setelah ia menjalani 164 pertandingan bersama klub Brasil Athletico Paranaense, di samping 7 pertandingan bersama tim nasional negaranya, tanpa pernah menerima kartu merah dalam satu pun di antaranya.
Bento juga telah bermain 86 pertandingan dengan seragam Al-Nassr sejak bergabung dengan tim pada musim panas 2024, tanpa satu pun di antaranya menyaksikan dirinya keluar dengan kartu merah.
Baca juga: Video: Apakah kartu merah langsung itu pantas? Bintang Al-Nassr memperumit laga Al-Ettifaq
Menurut jaringan Opta, pengusiran Bento adalah "kasus pengusiran kiper tercepat kedua di Liga Profesional Saudi sejak musim 2009-10, setelah pengusiran Khaled Radhi, yang juga kiper Al-Nassr, pada menit kelima melawan Al-Shabab pada 25 Desember 2009".
Surat kabar Al-Riyadiah Saudi menyebutkan bahwa Al-Nassr menjadi tim keempat yang para pemainnya menerima kartu merah pada edisi saat ini dari Liga Roshn 2026-27, di samping Al-Riyadh, Al-Ittihad, dan Neom.
Al-Riyadh dan Al-Ittihad memuncaki daftar dengan dua kartu merah untuk masing-masing tim, sementara Al-Nassr dan Neom memiliki satu kartu merah.
Selain Bento, yang menerima kartu merah adalah gelandang Neom Alaa Al-Haji, pemain Portugal Danilo Pereira dan pemain Senegal Dion Lopy dari Al-Ittihad, serta pemain Pantai Gading Abdul Kader Keita dan pemain Uruguay Rodrigo Abascal dari Al-Riyadh.
Semua kasus pengusiran terjadi dengan kartu merah langsung, kecuali Lopy, yang meninggalkan lapangan setelah menerima dua kartu kuning.
Meski memulai dengan bencana, kartu Bento tidak menghalangi Al-Nassr untuk keluar dengan tiga poin, setelah Al-Ettifaq memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan mencetak dua gol, sebelum "Al-Alami" membalikkan ketertinggalan menjadi kemenangan menegangkan 3-2.


