FBL-WC-CLUB-2025-MATCH36-PORTO-AHLYAFP

Diterjemahkan oleh

Ben Romdhane membuka pintu keselamatan bagi Afsha dan El Saie

Al Ahly tampaknya akan menghadapi salah satu babak paling penting dalam proses restrukturisasi tim selama periode transfer musim panas kali ini, setelah gelandang asal Tunisia, Mohamed Ali Ben Romdhane, mendekati akhir perjalanannya bersama Sang Benteng Merah untuk berlabuh ke liga Qatar. Pada saat yang sama, kepergian ini bisa memberikan peluang baru bagi sejumlah pemain yang masa depannya sempat diselimuti keraguan, terutama Mohamed Magdy "Afsha" dan Omar El Saaie.

Menurut informasi eksklusif yang dirilis situs "Africa Foot", Al Ahly telah mencapai kesepakatan final dengan Al Shamal yang mengatur kepindahan Ben Romdhane secara permanen selama periode transfer musim panas yang sedang berlangsung.

Sebuah sumber resmi di dalam Al Ahly menegaskan kepada "Africa Foot" bahwa kesepakatan ini sudah rampung, setelah kedua belah pihak menyepakati seluruh detail terkait kepindahan pemain internasional Tunisia berusia 25 tahun tersebut.

Menurut sumber yang sama, Al Shamal akan membayar sebesar 1,7 juta dolar untuk membeli kontrak Mohamed Ali Ben Romdhane, sehingga mengakhiri petualangan sang pemain bersama Al Ahly hanya setelah satu musim ia bergabung dengan tim.

Al Ahly sebelumnya merekrut Mohamed Ali Ben Romdhane pada musim panas 2025 dari klub Hungaria, Ferencvaros, guna memperkuat lini tengah menjelang keikutsertaan tim dalam Piala Dunia Antarklub yang digelar di Amerika Serikat.

Selama satu-satunya musim bersama Al Ahly, Ben Romdhane tampil dalam 31 pertandingan di berbagai ajang, mencetak 4 gol, menyumbang 6 assist, serta turut andil membawa tim meraih gelar Liga Utama Mesir, di samping penampilan-penampilannya di ajang kontinental.

Persaingan Qatar dan Libya untuk transfer ini

Ben Romdhane merupakan jebolan akademi Esperance, sebelum ia menempatkan diri sebagai salah satu gelandang paling menonjol di Liga Tunisia, lalu pindah ke klub Hungaria, Ferencvaros, di mana ia melanjutkan kemilaunya baik di level domestik maupun Eropa, serta mempertahankan tempatnya dalam skuad utama tim nasional Tunisia.

Al Shamal menilai bahwa mereka berhasil mendatangkan pemain yang memiliki pengalaman besar dan kemampuan teknis istimewa, yang mampu memperkuat lini tengah tim pada musim mendatang.

Laporan tersebut mengisyaratkan bahwa Al Shamal bukanlah satu-satunya pihak yang berminat mendatangkan Ben Romdhane, karena klub Qatar, Qatar SC, serta salah satu klub Liga Libya sempat masuk dalam negosiasi dengan sang pemain dalam beberapa hari terakhir, namun Al Shamal berhasil merampungkan transfer ini setelah negosiasi yang intensif.

Kepergian Ben Romdhane memberi napas baru bagi Afsha

Sebaliknya, kepergian Mohamed Ali Ben Romdhane bisa berdampak positif terhadap masa depan Mohamed Magdy "Afsha" di dalam Al Ahly.

Sejumlah laporan lain menyebutkan bahwa manajemen Al Ahly telah memberi tahu Afsha mengenai kelanjutannya bersama tim pada musim mendatang, setelah pelatih Hoossine Ammouta bersikeras mempertahankan sang pemain dalam skuad tim.

Berbagai indikasi juga menunjukkan bahwa Afsha akan menjadi bagian dari rombongan Al Ahly yang menuju Spanyol untuk menjalani pemusatan latihan persiapan, yang memperkuat peluangnya untuk bertahan, terutama dengan semakin dekatnya kepergian Ben Romdhane.

El Saaie menanti keputusan final

Adapun Omar El Saaie, statusnya masih menggantung menunggu keputusan final dari pelatih Hoossine Ammouta. Sang pelatih meminta tambahan waktu sebelum memutuskan status pemain, dengan keputusannya akan diumumkan dalam beberapa jam ke depan.

El Saaie termasuk pemain yang masa depannya paling ramai diperdebatkan di dalam Al Ahly, setelah ia menerima tawaran kuat dari klub Mesir, Al Masry, untuk merekrutnya secara permanen, sementara manajemen Al Ahly juga mempertimbangkan opsi meminjamkannya.

Meski terdapat lebih dari satu skenario untuk masa depan sang pemain, kepergian Ben Romdhane bisa memberikan peluang baru bagi El Saaie untuk bertahan dalam skuad Al Ahly, mengingat kebutuhan tim akan tambahan elemen di lini tengah, sementara keputusan final tetap berada di tangan Ammouta dalam beberapa jam ke depan.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google