LIPUTAN DONI AHMAD DARI MEDAN
Pertandingan melawan Barito Putera, Minggu (7/10) malam WIB, di Stadion 17 Mei Banjarmasin memunculkan kenangan buruk tersendiri bagi bek PSMS Medan, Roni Fatahillah.
Dalam pertemuan pada putaran pertama di Medan, PSMS mampu meraih kemenangan 3-2. Namun dua kesalahan yang dilakukan Roni membuat Barito Putera sukses menjaringkan bola dari eksekusi penalti dan tendangan bebas.
“Kami harus mengurangi pelanggaran yang tidak penting di daerah hot spot, karena lawan cukup bagus tendangan bebasnya. Mudah-mudahan kami bisa maksimal. Saya dan seluruh pemain optimis, asalkan kami selalu kompak, pasti bisa,” tegas Roni kepada Goal Indonesia.
Roni juga tidak mempermasalahkan jika tidak diturunkan pelatih Peter Butler, karena Reinaldo Lobo dapat dimainkan berduet dengan Alexandros Tanidis. Roni menegaskan, ia siap menjalankan tugasnya dengan skema tiga atau empat bek.
“Menurut saya sama saja, ada kelebihan masing-masing. Kalau main tiga bek bisa lebih kuat di tengah, tapi harus lebih kompak, tapi bisa kecolongan serangan balik. Sementara kalau empat bek sisi pertahanan jadi lebih rapat. Tapi memang dalam beberapa laga terakhir lebih sering empat bek,” ujar Roni.
Sementara itu, kapten tim Legimin Raharjo optimistis Ayam Kinantan mampu membawa pulang poin dari Banjarmasin, kendati diakui tidak mudah meladeni tim seperti Barito Putera.
"Kami sudah siap untuk pertandingan ini. Memang sulit untuk dapat poin, tapi kami akan kerja keras dan harus konsentrasi. Kami berhasil curi poin di dua laga tandang, dan mudah-mudahan lawan Barito dapat poin juga. Kalau bisa dapat poin penuh,” ucap Legimin. (gk-71)
Goal Indonesia