Permainan keras antara Mitra Kukar dan Bhayangkara FC di Stadion Aji Imbut kemarin membuat bek Dany Saputra harus mengakhiri musim lebih cepat akibat mendapat cedera serius. Dalam laga itu, kedua tim bermain imbang 1-1.
Pelatih Mitra Kukar Yudi Suryata mengungkapkan, ia tidak pernah menginstruksikan anak asuhnya bermain kasar. Karena itu, Yudi menyampaikan permohonan maaf kepada Bhayangkara FC.
“Kami tidak pernah menginstruksikan pemain untuk melukai lawan, ini murni kecelakaan yang tidak sengaja dilakukan pemain kami. Kami mohon maaf, dan semoga pemain yang cedera itu lekas sembuh,” ujar Yudi.
Terkait pertandingan, Yudi mengaku cukup puas dengan hasil yang diperoleh tim besutannya. Menurut Yudi, duel melawan Bhayangkara FC tidak mudah, karena The Guardian sedang dalam performa bagus.
Menurut Yudi, secara permainan mereka tidak kalah dibandingkan Bhayangkara FC. Hanya saja, Yudi menyayangkan Mitra Kukar gagal mempertahankan keunggulan, sehingga cuma mengemas satu poin di laga kandang terakhir.
“Kami tidak berhasil meraih kemenangan. Tapi kami bisa mengimbangi permainan Bhayangkara. Mereka pemuncak klasemen, punya kans juara. Kami bisa unggul lebih dulu sebelum Spaso [Ilija Spasojevic] menyamakan kedudukan. Kami akan berusaha memperbaiki hasil ini pada laga selanjutnya menghadapi Persiba [Balikpapan],” tutur Yudi.




