Berita Live Scores
Piala Presiden

Barito Putera Kalah, Empat Klub Ke Perempat-Final

22.42 WIB 27/01/18
Marko Simic - Persija Jakarta
Hasil itu membuat lima klub harus memperebutkan dua tiket perempat-final tersisa.

OLEH   DONNY AFRONI

Kekalahan 1-0 yang dialami Barito Putera dari Mitra Kukar pada laga pamungkas Grup B Piala Presiden 2018, Sabtu (27/1) sore WIB, memberikan keuntungan bagi empat klub lainnya untuk melenggang ke perempat-final.

Keempat klub yang lolos ke perempat-final turnamen pramusim itu adalah PSMS Medan, Madura United, Persija Jakarta, dan Bali United, karena sudah mengoleksi nilai enam. PSMS yang sebelumnya sudah menuntaskan laga fase grup, sebetulnya menanti hasil di grup lain, mengingat mereka berada di posisi kedua klasemen.

Sedangkan Persija dan Bali United masih menyisakan satu pertandingan di Grup D. Hasil apapun yang terjadi dalam duel kedua tim, Senin (29/1), tidak akan memengaruhi jatah mereka di perempat-final.

Begitu juga dengan Madura United di Grup C. Sekalipun menelan kekalahan dari Persebaya Surabaya besok, mereka tetap lolos. Sebaliknya, Persebaya yang baru mengoleksi nilai empat wajib meraih kemenangan demi mengamankan tiket.

Bahkan, PS TNI masih mempunyai kans untuk menyalip posisi Persebaya jika Bajul Ijo menelan kekalahan. Itu terjadi bila PS TNI mampu mengalahkan Perseru Serui dengan selisih empat gol. Namun PS TNI pun masih menunggu hasil di Grup E.

Hal itu disebabkan, Arema FC maupun Bhayangkara FC di Grup E masih berpeluang menyalip perolehan nilai Persebaya atau PS TNI jika kedua tim bermain imbang, Selasa (30/1), karena saat ini kedua tim mengumpulkan poin sama empat. Bila salah satu tim ini menelan kekalahan, Persebaya atau PS TNI akan berhitung selisih gol.

Di lain sisi, hasil imbang antara Arema dan Bhayangkara FC membuka peluang bagi Persela Lamongan untuk memuncaki klasemen, walaupun tipis. Persela saat ini terpaut dua angka dari kedua tim tersebut. Jika mampu mengalahkan PSIS setidaknya dengan selisih tiga gol, memuncaki klasemen bukan hal mustahil bagi Laskar Joko Tingkir.