Lionel Messi, Cadiz & Kisah Cinta Yang Kandas

Komentar()
Lionel Messi Barcelona 2005
Getty Images
Sang megabintang Barcelona akan menghadapi Cadiz akhir pekan ini. Namun, 15 tahun yang lalu, Messi sempat kepincut untuk bergabung ke Cadiz.

OLEH  IGNASI OLIVA GISPERT    PENYUSUN  SANDY MARIATNA

"Cadiz adalah kota yang sangat indah dan saya ingin bermain di sini."

Lionel Messi pernah mengatakan ini kepada Luis Soler, eks asisten pelatih Cadiz asal Argentina, ketika ia melakukan pemanasan di pinggir lapangan jelang final Ramon de Carranza Trophy 2005 di Cadiz.

Di usia 18 tahun, Messi tergabung di tim Barcelona yang menang 3-1 atas Cadiz untuk mengangkat trofi turnamen pramusim tersebut. Ronaldinho mencetak dua gol, sementara Samuel Eto'o menyumbang satu.

Cadiz waktu itu baru saja promosi ke La Liga, setelah absen 13 tahun lamanya, dan sedang mencari talenta top. Ketika Messi memberi tahu keinginannya itu kepada Soler, direksi Cadiz sudah bersiap untuk memboyongnya ke Estadio Ramon de Carranza dengan status pinjaman. 

Di musim sebelumnya, Messi sudah melakoni debut untuk Barca dan mencatatkan sembilan penampilan kompetitif. Meski begitu, Messi belum mendapat garansi bermain di skuad Frank Rijkaard untuk musim 2005/06.

Pasalnya, Barca sudah memenuhi kuota pemain non-Uni Eropa, di mana Ronaldinho, Eto'o, Rafa Marquez telah terdaftar. Messi sendiri tak dipanggil Rijkaard dalam lima laga pembuka La Liga, kendati ia bermain di dua laga awal Liga Champions melawan Werder Bremen dan Udinese.

Cadiz menyadari adanya problem yang tengah dihadapi wonderkid asal Rosario itu. Mereka pun berencana menggaet Messi dengan status pinjaman. Selain Messi, Cadiz juga mengecek kemungkinan memboyong bek kiri Marcelo, yang ketika itu masih memperkuat Fluminense.

"Kami mempertimbangkan untuk memboyong sejumlah pemain bertalenta top, bukan hanya Messi tapi juga Marcelo," kata Alvaro Benito, direktur olahraga Cadiz pada waktu itu, kepada Goal.

"Baru kami yang bergerak mendekati mereka. Saya melihat dia [Messi] di level junior dan juga di timnas Argentina U-20 di Kolombia. Orang-orang di Argentina sendiri mungkin belum tahu siapa dirinya, tapi kami tahu potensi besarnya."

"Saya memiliki hubungan bagus dengan [eks direktur Barcelona] Txiki Begiristain karena kami membicarakan sejumlah pemain Barca B. Kami meminta agar diizinkan memiliki Messi jika mereka tidak memperhitungkannya."

Lionel Messi Barcelona 2020-21

Menyadari ketertarikan Cadiz, Begiristain tidak langsung menolak. Barca ingin mempertahankan Messi, tapi tidak menutup pintu untuk meminjamkannya ke klub lain.

Cadiz sendiri tidak berbicara langsung dengan ayah Messi, Jorge, melainkan dengan Horacio Fernandez, orang yang bertanggung jawab atas kedatangan Messi ke Barcelona lima tahun sebelumnya.

Pada akhirnya, semua rencana itu kolaps.

Ketika Messi bermain di turnamen pramusim itu, ia sedang menunggu paspor Spanyol-nya disahkan. Jadi, Barca memilih untuk menunggu, menanti situasi berkembang.

Pada 26 September, paspor tersebut disahkan dan Messi tak lagi dianggap sebagai pemain non-Uni Eropa di skuad Barcelona. Peluangnya untuk pergi pun menguap ke udara.

"Pada akhirnya, transfer ini batal karena Barcelona tidak menginginkannya pergi. Rijkaard mulai memperhitungkannya untuk masuk ke tim utama," kata Benito. Mulai Oktober dan seterusnya, Messi bermain reguler di Barcelona.

“Ini adalah peluang jangka pendek, karena setiap tahun selalu muncul permata baru dari La Masia. Sudah sering terjadi si pemain itu bernasib tak masuk ke skuad utama. Jika hal itu terjadi pada Messi, kami ingin bersiap. Cadiz ingin dia mengalami hal-hal yang belum pernah dialaminya di Barcelona," kata Benito.

Sayang bagi Cadiz. Messi kemudian melesat dan menjadi sinar terang di Camp Nou. Messi mencatatkan 17 penampilan di La Liga musim itu, tapi cedera membuatnya menepi mulai Maret hingga akhir musim. Dia absen di saat rekan setimnya merengkuh double, dengan menjuarai La Liga dan Liga Champions.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Tentu saja, tak selang beberapa lama, dia kemudian menginspirasi Barca meraih banyak gelar domestik, Eropa, dan dunia, serta merebut Ballon d'Or enam kali.

Hebatnya lagi, 15 tahun kemudian, dia masih terlihat luar biasa.

 

Tutup