Pelatih asal Spanyol, Xavi Pascual, mantan direktur teknik Barcelona, mengakhiri periode keduanya bersama klub Catalan itu lebih awal, meski terikat kontrak hingga tahun 2028, setelah memutuskan hengkang untuk menjalani petualangan baru bersama klub Uni Emirat Arab, Dubai, dengan kontrak yang berlaku hingga tahun 2029.
Menurut pernyataan Dejan Kaminijasevic, direktur umum klub Dubai, Pascual mengaktifkan klausul kepergian yang terdapat dalam kontraknya dengan Barcelona, senilai sekitar 400 ribu euro, setelah berakhirnya musim lalu, yang menjadi musim ketiga berturut-turut tanpa keberhasilan tim meraih satu gelar pun.
Pascual telah menandatangani kontraknya dengan Barcelona pada November lalu, namun musim terakhirnya berakhir dengan kekecewaan, setelah tersingkir dari Copa del Rey di babak semifinal melawan Baskonia, dan gagal mencapai babak gugur Liga Eropa, sebelum akhirnya kalah di final Liga Spanyol melawan Valencia.
Keputusan Pascual bermula dari keinginannya menjalani tantangan baru, setelah pada periode sebelumnya ia membawa Barcelona meraih gelar Liga Eropa pada tahun 2010, dan kini memulai misi baru bersama Dubai, yang berambisi membangun tim yang mampu bersaing secara kuat di level benua.
Kaminijasevic mengatakan bahwa pelatih asal Spanyol itu mengambil keputusan hengkang meski masih memiliki kontrak untuk dua tahun tambahan, dan melepasnya demi menandatangani kontrak baru dengan Dubai, seraya menegaskan bahwa syarat-syarat kesepakatan baru itu sangat mirip dengan kontrak sebelumnya bersama Barcelona.
Direktur umum klub Uni Emirat Arab itu menambahkan: "Ia meninggalkan Barcelona meski memiliki kontrak selama dua tahun, dan melepasnya demi menandatangani kontrak baru yang sangat mirip dengan kontrak yang ia miliki di Barcelona, karena itu sudah pasti ia datang bukan demi uang."
