Sejumlah pemain istimewa absen dari daftar kandidat peraih Ballon d'Or 2026, yang diumumkan majalah "France Football" bekerja sama dengan UEFA, pada hari Selasa ini.
Situs "Foot Mercato" Prancis mengatakan bahwa ini mungkin menjadi salah satu kejutan terbesar dalam daftar pendek penghargaan Ballon d'Or 2026, sebab sementara Paris Saint-Germain menyumbang jumlah pemain rekor di antara para kandidat, dua bintangnya musim lalu justru absen secara aneh.
Bradley Barcola dan Desire Doue tidak termasuk di antara para pesaing penghargaan individu tersebut, meski keduanya menjalani musim yang istimewa bersama klub asal Paris itu.
Anda dapat membahas topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"
Bagi Doue, catatannya luar biasa: 28 laga sebagai starter dari 41, 13 gol, dan 11 assist bersama Paris, dengan total 24 kontribusi.
Sayap Prancis itu juga menambah 3 gol dan dua assist bersama timnas Prancis.
Angka-angka ini menjadi lebih bermakna bila mempertimbangkan bahwa ia kerap menghadapi persaingan ketat di lini serang Paris Saint-Germain.
Data yang tersedia menegaskan pentingnya dirinya di Liga Champions Eropa, di mana ia mencetak 5 gol dan menyumbang 4 gol dalam 13 laga di turnamen Eropa tersebut.
Mungkin sisi yang paling mengejutkan adalah apa yang diungkap oleh statistik selain gol dan assist. Doue menempuh jarak terjauh dalam satu pertandingan bersama Paris Saint-Germain, baik di Liga Prancis maupun Liga Champions Eropa, yang menjadi bukti komitmen besarnya dalam pressing tinggi, kembali bertahan, dan melakukan serangan cepat.
Absennya Barcola, mantan pemain Saint-Germain dan pemain Liverpool saat ini (13 gol dan 7 assist bersama Paris musim lalu) juga menarik perhatian, terutama di tim yang baru saja mempertahankan gelar Eropanya.
Membingungkan melihat pemain-pemain inti seperti ini benar-benar absen dari daftar di tim yang kembali memenangi Liga Champions Eropa.
Anda dapat membahas topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"
Perlu diingat bahwa daftar kandidat mencakup 10 pemain yang bermain musim lalu bersama Paris Saint-Germain, yang mendominasi di kancah domestik maupun benua.



