Manajemen Bali United kembali mengumumkan secara resmi pemain yang mereka pertahankan. Kali ini, giliran bek muda I Made Andhika Pradana Wijaya menandatangani kontrak perpanjangan dua tahun.
Kontrak Andhika sebetulnya masih menyisakan satu tahun. Namun Bali United tak ingin kehilangan pemain potensial tersebut, sehingga menambah durasi kontraknya. Di Liga 1 2017, pemain berusia 21 tahun ini tampil di 25 pertandingan, tiga diantaranya dari bangku cadangan.
“Andhika sebenarnya masih terikat kontrak satu tahun lagi. Namun dengan apa yang dia tampilkan di Liga 1 lalu, kami berikan apresiasi dengan menambah kontrak dua tahun lagi. Dengan demikian, Andhika tetap bermain untuk Bali United setidaknya untuk tiga tahun ke depan,” ujar CEO Bali United Yabes Tanuri dilansir laman resmi klub.
“Andhika pemain dengan potensi luar biasa. Bali United bisa dibilang beruntung mempunyai pemain seperti dia. Seiring berjalannya waktu, kami berharap permainan Andhika bisa lebih meningkat. Kedewasaan bermain pasti akan didapat dalam setiap kompetisi,” tambah pelatih Widodo Cahyono Putro.
Sementara itu, Andhika menilai meningkatnya performa bersama Bali United tak hanya berkat masukan Widodo, tapi juga dari peran mantan pelatih Serdadu Tridatu Hans-Peter Schaller.
“Tentunya saya sangat bersyukur bisa kembali membela Bali United yang merupakan tim kampung halaman saya. Tentu kesempatan ini akan saya manfaatkan untuk terus belajar menimba ilmu dan berusaha memberikan yang terbaik untuk Bali United setidaknya untuk tiga tahun ke depan,” kata Andhika.
“Pastinya ada peran coach Peter dan juga coach Widodo dibalik performa saya selama 2017 ini. Coach Peter benar-benar membuat ketahanan fisik saya jauh lebih baik dari sebelumnya. Sementara Coach Widodo mampu menambah rasa kepercayaan diri saya dengan terus memberikan jam terbang lebih, serta banyak pelajaran teknik dan pola permainan.”




